Rabu, 30 Januari 2019

KECAMATAN POLOKARTO GELAR RAKOR KESIAPSIAGAAN BENCANA BANJIR & PUTING BELIUNG

Sukoharjo(portalsolorya.com ). (29/01/19) Menyikapi curah hujan yang tinggi di musim penghujan di bulan Januari yang diiringi dengan cuaca ekstrim pada hadi Senin (28/01) pukul 09.00 wib s.d 10.30 Kecamatan Polokarto menggelar Rapat Koordinasi kewilayahan tentang kesiapsiagaan bencana banjir dan puting beliung di wilayah Kecamatan Polokarto.



Bertempat di Ruang rapat kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo, Rakor dipimpin langsung oleh Camat Polokarto bapak Pardi, S.Sos, hadir perwakilan dari Koramil 11 polokarto Pelda Supardi, Akp Aris Dwi Handoko, S.H (Kapolsek Polokarto) dan juga dihadiri para Kepala desa se Kecamatan Polokarto.
Saat ini beberapa wilayah di Sukoharjo sudah menghadapi beberapa kejadian banjir meskipun dalam skala kecil demikian juga dengan musibah angin ribut beberapa waktu lalu sehingga menyebabkan kerusakan rumah penduduk. Melihat kondisi di lapangan di wikayah Kecamatan Polokarto maka perlu ditingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi terjadinya bencana yang melibatkan seluruh aparat yang berkepentingan.

BONGKAR RUMAH IBU PAIKEM PEMBANGUNAN RTLH DIKERJAKAN RAMAI-RAMAI BERSAMA KORAMIL 10 MOJOLABAN


Sukoharjo (PORTAL SOLORAYA.COM ) (29/01/19) Anggota Koramil 10 Mojolaban, Senin (228/01) pukul 07.00 wiib melaksanakan karya bakti dengan sasaran Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Marikem warga dukuh Durenan Rt 02/05 Desa Joho,Mojolaban, Sukoharjo.




Rumah tidak layak huni yang berlokasi di dukuh Durenan ini benar-benar dibongkar total oleh para anggota Koramil 10 Mojolaban dengan dibantu anggota Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad, masyarakat sekitarnya serta para anggota Pemuda Pancasila. Seluruh warga Durenan tampak sangat antusias untuk membantu pembongkaran pembangunan rumah milik Ibu Marikem ini, dengan adanya program RTLH ini kehadiran anggota Koramil 10 Mojolaban selain membantu pekerjaan, juga turut kembali membudayakan hidup bergotong royong yang nyari pudar di era sekarang.

Diikuti sekitar 100 orang tampak para peserta karya bakti diantaranya Danramil beserta Anggota Koramil 10/Mojolaban, anggota Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad, Anggota Polsek Mojolaban, para Perangkat Desa Joho, Pemuda Pancasila, Paguyuban Seniman Mojopolo serta para masyarakat Dk.Durenan Desa Joho.

SUKOHARJO TERIMA KUNJUNGAN KERJA PANITIA KHUSUS II DPRD KABUPATEN SLEMAN



  1. SUKOHARJO (PORTAL SOLORAYA).COMPenerimaan Kunjungan Kerja dari Panitia Khusus II DPRD Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di Kabupaten Sukoharjo pada hari Selasa, 29 Januari 2019 dimulai pukul 10.00 WIB bertempat di Graha Satya Karya Sukoharjo. Kunker diterima oleh Kepala Bagian Pemerintahan Sekda, Bp. Ari Haryanto, S.Pd, M.Si beserta Bp. Agustinus Haryanto, S.Sos, M.Hum. Turut hadir dalam penerimaan kunker ini dari Inspektorat, Bappelbangda, BKD, Satpol PP, DPMPTSP, Bagian Hukum dan Bagian Humas Protokol. Rombongan dari Pansus II DPRD Kabupaten Sleman berjumlah 15 orang dipimpin oleh Ketua Rombongan Bp. Robertus Ramelan, SE. Materi yang dipilih dalam kunker kali ini adalah pengembangan wawasan dan penambahan referensi terkait Raperda tentang Penyelenggaraan Perizinan Reklame.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Kabag Pemerintahan Setda, Bupati mengungkapkan rasa bangganya karena Kabupaten Sukoharjo dipilih sebagai lokasi kunker. Dengan visi "Terus Membangun Sukoharjo yang lebih Sejahtera, Maju dan Bermartabat didukung Pemerintahan yang Profesional" Kabupaten Sukoharjo berusaha terus untuk terwujudnya kemakmuran rakyat. Melalui potensi daerah yang ada, Pemerintah berusaha melaksanakan program – program yang pro rakyat. Kenaikan APBD dan PAD Kabupaten Sukoharjo yang cukup signifikan, digunakan sepenuhnya untuk pembangunan program-program unggulan,  misalnya pendidikan gratis, santunan kematian, Jamkesda, JITUT dan pembangunan infrastruktur pasar tradisional serta jalan / jembatan.
Dalam dialog dijelaskan bagaimana dasar hukum/regulasi yang berkaitan dengan Reklame di Kabupaten Sukoharjo serta bagaimana penataan dan pengelolaan PAD dari reklame. Acara ditutup dengan tukar menukar cinderamata dan foto bersama. Demikian penjelasan singkat dari Kabag Humas dan Protokol Setda Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (yk)

Beri Contoh, Bupati Sukoharjo Melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB

SUKOHARJO (portalsoloraya.com )– Bupati Sukoharjo, H. Wardoyo Wijaya SH, MH, MM sangat mendukung Bulan Panutan Pembayaran Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dengan memberikan keteladanan  yang baik dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)-P2 Tahun 2019 di Payment Point (Bus Bank Jateng) bertempat di halaman Pemkab Sukoharjo diikuti oleh Wakil Bupati, Sekda serta para pejabat lainnya, sehingga diharapkan dari keteladanan diberikan dapat diikuti oleh masyarakat.
Bertempat di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Selasa (29/1) Pemkab Sukoharjo melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) menyelenggarakan acara Panutan pembayaran PBB-P2 Tahun 2019 dengan maksud dan tujuan untuk membangun tali silaturahmi serta untuk memberikan contoh tauladan bagi masyarakat akan kewajiban membayar atau melunasi PBB-P2 Tahun 2019.
Terkait lima desa yang sudah lunas, disebut Bupati terdiri dari Desa Gentan Kecamatan Bulu, Desa Ngasinan Kecamatan Bulu, Desa Kenokorejo Kecamatan Polokarto, Desa Genengsari Kecamatan Polokarto, serta Desa Pojok Kecamatan Tawangsari.
Dalam kesempatan ini pula, Bupati menyerahkan kunci mobil Samsat Keliling dari Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang dipinjam pakaikan kepada UPPD Kabupaten Sukoharjo dengan menandatangani berita acara.
“ kami serahkan secara simbolis satu unit Mobil Luxio AD 9518 BB dan Berita Acara dari Pemkab Sukoharjo untuk dipinjam pakai kepada Unit Pengelola Pendapatan daerah (UPPD) Sukoharjo sebagai mobil Samsat keliling. Hal ini kami lakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan masyarakat yang lebih dekat, mudah dan cepat dalam membayar pajak bermotor. Tentunya dengan peningkatan penerimaan besarnya  pajak bermotor, otomatis dapat meningkatkan pendapatan daerah dari sektor bagi hasil pajak kendaraan bermotor,” ungkapnya.
Menurut Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Sukoharjo RM Suseno Wijayanto, SH.,MH menyampaikan bahwa SPPT PBB-P2 tahun 2019 seluruhnya sudah disampaikan ke desa dan Kalurahan, sehingga diharapkan masyarakat mulai bulan Januari 2019, sudah bisa melakukan pembayaran PBB-P2 di Bank Jateng Cabang Sukoharjo atau Payment Point yang ada di tiap Kecamatan. Sehingga Diharapkan dapat memberikan percepatan dalam hal penerimaan daerah dari sektor pajak. Total penerimaan Pajak Daerah di tahun 2018 lalu naik 14,9 Milyar dibanding Tahun 2017. Penerimaan pajak terbesar adalah dari Pajak PPJ sebesar Rp 81,5 Milyar disusul Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Rp 76 Milyar dan PBB-P2 Rp 36 Milyar,” jelasnya.
RM Suseno menjelaskan, bahwa masing-masing Pajak Hotel dengan target Rp 5 miliar terealisasi Rp7,649 miliar (153%), Pajak Restoran dengan target Rp 11,525 miliar terealisasi Rp16 miliar (139,36%), Pajak Hiburan dengan target Rp 5 miliar terealisasi Rp 6,5 miliar (130,38%), Pajak Reklame dengan target Rp 3 miliar terealisasi Rp 4,616 miliar (153,89%).
Begitu juga untuk Pajak Penerangan Jalan dengan target Rp 65 miliar terealisasi Rp 81,578 miliar (125,51%), Pajak Galian C target Rp 525 juta realisasi Rp1,172 miliar (223,40%), Pajak Parkir target Rp 1,250 miliar terealisasi Rp1,780 miliar (142,45%), Pajak Air Bawah Tanah target Rp 3 miliar realisasi Rp 4,383 miliar (146,13%), Pajak PBB target Rp 30 miliar realisasi Rp 36 miliar (120,02%), Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) target Rp 45 miliar realisasi Rp 76,1 miliar (146,16%). Sehingga, ujar Suseno, di tahun 2018 lalu total target pendapatan dari pajak sebesar Rp 169,3 miliar dan terealisasi Rp 235,889 miliar (139,33%). Jika dibandingkan dengan 2017, penerimaan pajak terdapat kenaikan Rp 14,9 miliar karena di 2017 realisasi Rp 221,779 miliar,” jelasnya.
Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M. Hum.(Tj)

Kamis, 24 Januari 2019

Diseminasi Program BPJS Ketenagakerjaan Sektor Bukan Penerima Upah kepada Tenaga Kerja Magang,Siswa Kerja Praktek,Honorer

BPJS Ketenagakerjaan, Surakarta,(PORTAL SOLORAYA.COM )  24 Januari 2019. BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta melaksanakan kegiatan Diseminasi Program BPJS Ketenagakerjaan Sektor Bukan Penerima Upah (BPU) kepada Tenaga Kerja Magang/Siswa Kerja Praktek/Honorer bertempat di Emerald Grand Ballroom, Solo Paragon Hotel pada Kamis, 24 Januari 2019 pukul 09.00–12.00.

Kegiatan diseminasi program ini dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, Kabupaten Sukoharjo, serta Kabupaten Wonogiri. Di samping itu, acara juga dihadiri oleh Kepala Satuan Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah Surakarta, Antonius Mulyanto Hariyono, S.H., M.Si., serta perwakilan dari 37 rumah sakit, klinik, dan puskesmas di wilayah Solo Raya yang telah menjadi Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) BPJS Ketenagakerjaan. Selain kegiatan diseminasi program, acara ini juga mengagendakan silaturahmi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta yang baru, Yosef Rizal, dengan Dinas Kesehatan serta institusi kesehatan di wilayah Solo Raya. Pertemuan ini diselenggarakan untuk memperkenalkan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta yang baru kepada para stakeholders di sektor kesehatan.

Acara diawali dengan penandatangan perjanjian kerja sama terkait PLKK dengan RS Jiwa Daerah Surakarta, RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo, dan RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri. Adapun materi diseminasi program disampaikan oleh Rafik Ahmad selaku Kepala Bidang Pemasaran Peserta Bukan Penerima Upah BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta serta Darsi, S.H. selaku Petugas Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah Surakarta.

Pada tahun 2018, jumlah tenaga kerja BPU yang diakuisisi oleh BPJS Ketenagakerjaan wilayah Solo Raya sebanyak 49.221 tenaga kerja, di mana 65% di antaranya terdaftar di Kota Surakarta. Melalui kegiatan diseminasi program, BPJS Ketenagakerjaan beserta Satuan Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah Surakarta menyampaikan materi tentang pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk sektor BPU; khususnya yang bekerja di institusi kesehatan seperti mahasiswa/mahasiswi sekolah tinggi kesehatan/keperawatan/farmasi, staf admin, atau dokter koas. Sesuai dengan Permenaker RI No. 1 Tahun 2016, pemberi kerja—termasuk institusi kesehatan seperti rumah sakit, klinik, dan puskesmas—wajib mendaftarkan pekerja magang, siswa kerja praktek, serta tenaga honorer sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Program yang wajib didaftarkan untuk sektor BPU adalah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), sedangkan program Jaminan Hari Tua (JHT) bersifat opsional.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta semakin mempererat kerja sama dengan institusi kesehatan di wilayah Solo Raya yang selama ini telah terbina dengan baik. Selain itu, para perwakilan institusi kesehatan yang hadir diharapkan mampu memahami pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi pekerja magang, siswa kerja praktek, serta tenaga honorer yang dipekerjakan di tempat masing-masing. Kesadaran terhadap kepesertaan dan program BPJS Ketenagakerjaan penting sebab apabila terjadi kecelakaan kerja ataupun risiko lain yang berkaitan dengan pekerjaan, tenaga kerja sudah terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan.


Ungkap Kasus Jambret HP, Polisi Himbau Warga Tidak Gunakan HP saat Berkendara

Tim Resmob, Sat Reskrim Polres Sukoharjo berhasil menangkap 2 pelaku pencurian dengan kekerasan. Keduanya merupakan pencuri yang melakukan modus kejahatan yang hampir sama yakni dengan menjambret barang bawaan korbanya.

Meski modus kejatahan yang dilakukan sama keduanya tidak terkait artinya tidak satu komplotan. Kedua pelaku ditangkap di tempat yang berbeda dan dengan laporan yang berbeda. S (20) warga Dukuh Kedungsari, Desa Kepuh, Kecamatan Nguter melakukan aksinya di depan rumah makan lembah manah, Joho Sukoharjo pada 10 Desember 2018. Sedangkan RFS (22) warga Dukuh Ngemplak, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo melakukan aksinya di  Jalan raya Toriyo, Gentan, Bendosari pada 7 Desember 2018.

Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Rifield Constantien Baba SIK mengatakan, kedua pelaku dalam melakukan aksinya menggunakan modus yang sama yakni dengan menjabret barang bawaan korban saat menaiki kendaraan bermotor. "Pelaku melihat targetnya yang sama sama di atas motor kemudian pelaku memepet korbanya dan langsung mengambil Hanphone saat digunakan korban waktu mengendarai sepeda motor,” kata AKP Rifield Constantien Baba SIK saat Konferensi Pers di Ruang Panjura Polres SUkoharjo, Jumat (18/01/2019).

Lanjutnya, berbekal keterangan saksi dan ciri ciri pelaku. Pada 5 Januari Tim Resmob berhasil menangkap kedua palaku di rumah masing masing. Dari tangan pelaku berhasil mendapatkan barang bukti hasil jambretan yang belum sempat di jual yakni 1unit Samrt phone merk Vivo, 1 Unit Smart Phone merk Samsung J5 Gold. Selain itu juga mengamankan kendaraan yang digunakan pelaku untuk menjabret yakni 1 unit Honda Vario dengan nopol AD 3240 IT dan 1 unit Honda Vario nopol AD 3668 TO.

“Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 365 dan atau 362 KUH Pidana tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut Kasat Reskrim menghimbau kepada masyarakat khususnya para wanita, karena yang menjadi korban penjabretan tersebut adalah wanita. Untuk tidak membawa barang bawaan yang mencolok seperti perhiasan saat berpergian keluar dan tidak menggunakan Hanphone saat mengandarai kendaraan.

Gunakan Narkoba Untuk Doping, Buruh Penggilingan Padi Ditangkap Polisi

Seorang buruh swasta yang bekerja di sebuah rumah penggilingan padi ditangkap Sat Narkoba Polres Sukoharjo. WW
(47) warga Kayuapak, Kecamatan Polokarto ditangkap karena kedapatan menyimpan Nakotika jenis sabu di rumahnya.

Mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, Kasat Narkoba AKP AA Gede Oka mengatakan, berbekal informasi dari masyarakat bahwa tersangka sering transaksi narkoba. Kita melakukan penggeledahan dirumah tersangka, dari penggeledahan yang dilakukan berhasil mendapatklan barang bukti berupa  narkotika jenis sabu seberat 0,50 gram.

“Barang di dapat dari seseorang di wilayah Semanggi Solo dengan cara transfer uang,” kata AKP AA Gede Oka saat Konferensi Pers di Ruang Panjura Maolres Sukoharjo, Selasa (22/01/2019).

Pengakuan dari tersangka WW yang keseharianya bekerja di rumah penggilingan padi, menggunakan narkoba untuk menambah stamina (Doping).

Selain menangkap WW pada 11 Januari 2019 Sat Narkoba Polres Sukoharjo juga berhasil menangkap 1 pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu. ES (35) warga Majasto Tawangsari di tangkap saat transaksi di Jalan K.H Samanhudi, Jetis Sukoharjo. Namun untuk penjual berhasil melarikan diri dan saat ini masih DPO. Dari tangan ES Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah klip plastic berisi Narkotika jenis sabu.

“ES mengonsumsi sendiri namun beberapa juga dijualnya kembali,” jelasnya.

Kasubbag Humas Polres Sukoharjo AKP Sukmawati menghimbau kepada seluruh masyarakat supaya jangan sekali kali menyentuh atau menggunakan barang haram narkoba. “Selain narkoba menggangu kesehatan juga itu adalah perbuatan yang melanggar hukum,” katanya.

LAKSANAKAN KOMSOS, DANRAMIL HADIRI RAT PWRI KECAMATAN BAKI





Sukoharjo (24/01/19) Pada hari Rabu (23/01) pukul.09.20 sd 11.45 Wib bertempat di Pendopo Graha Wijaya Jl.Wr.Supratman no.158 desa Kadilangu Kec.Baki Kab.Sukoharjo telah dilaksanakan RAT PWRI (Persatuan Wredatama Republik Indonesia) Kec.Baki.


Danramil 08 Baki Kapten Inf Suroso melaksanakan Komsos hadir dalam kegiatan bersama sekitar 80 orang undangan lainnya. Diantaranya hadir bapak Roni Wicaksono,S.STP.MM. (Camat Baki), Akp.Dani Herlambang,SP (Kapolsek Baki), bapak Sutomo (Ketua PWRI Kec.Baki).

Dalam RAT ini pak Roni Wicaksono,S.STP.MM (Camat Baki ) berkesempatan memberikan sambutannya, mengatakan bahwa atas nama pemerintah dan pribadi kami mengucapakan selamat atas terselengaranya RAT PWRI Kecamatan Baki. DIkatakan bahwa PWRI merupakan organisasi yang secara struktur dan kinerja sudah banyak pengalaman.

Para pegawai negeri patut meniru hal-hal baik dari PWRI sebagai contoh pada masalah kedidiplinan pengarsipan data dll. Bapak Camat juga sangat mengapreasi para sesepuh PWRI, agar dibimbing dalam kegiatan pelaksanaan pemerintahan. Sekaligus bapak camat mohon do'a restu agar penyelengaraan Pemilu pada tanggal 17 April 2019 dapat berjalan dengan lancar.

BABINSA & ANGGOTA KORAMIL 10 MOJOLABAN BANTU PETANI BURU TIKUS DI DESA PLUMBON

Sukoharjo (portal soloraya.com ) (24/01/19) Babinsa Koramil 10 Mojolaban wilayah desa Plumbob Serda Sri Kasiyanto membantu para warga melaksanakan kegiatan Gropyokan tikus dalam rangka menunjang ketahanan pangan wilayah di areal persawahan desa Plumbon, Mojolaban.



Kegiatan Gropyokan tikus ini masih merupakan cara efektif untuk membasmi populasi hama padi endemik ini. Selama ini hama tikus merupakan momok terbesar para petani, karena sering membuat padi gagal panen. Tikus tidak hanya menyerbu bulir padi saja untuk dimakan, bahkan saat musim tanam mereka juga sering merusak tanaman padi yang baru tumbuh berkembang untuk dikerat sehingga tanaman padi menjadi rusak dan gagal tumbuh dengan baik.

Kegiatan hari itu terkumpul 45 orang masyarakat/petani anggota Poktan pemilik areal persawahan tersebut dengan dibantu Babinsa dan 4 orang anggota Koramil 10 Mojolaban lainnya. Gropyokan dimulai pada pukul 07.30 (23.01) menghsilkan berpuluh-puluh tikus dewasa maupun anakan tertangkap mati.

Hadir dalam kegiatan ini Bpk suparno Kades Plumbon, Koordinator PPL Ibu Tanti, anggota koramil 10 Mojolaban 4 orang, Babinsa Desa Plumbon, Ketua Poktani pak Narto serta warga petani Dk. Plumbon.

GAPOKTAN SUMBER REJEKI DESA KRAGILAN MOJOLABAN GELAR RAT






Hadir Babinsa Koramil 10 Mojolaban wilayah desa Kragilan Serma Sukardi mewakili Danramil 10 Mojolaban, mendampingi kegiatan Gapoktan Sumber Rejeki ini.

 24 orang anggota Gapokta tampak hadir mengikuti jalannya acara mendengarkan sambutan Ketua Gapoktan, Sambutan Kades Kragilan, Sambutan Camat Mojolaban yang diwakili Kasi Pemerintahan dan Sambutan Kadis Pertanian Sukoharjo. Kemudian acara dilanjutkan dengan mendengarkan Laporan Manager Gapoktan Sumber Rejeki dan Sambutan PMT Kab. Sukoharjo.

Hadir dalam acara tersebut Bp. Hernowo Subakdo (Kasi Pem) mewakili Camat Mojolaban, Bp. Tri Wahyudi mewakili Kepala Dinas Pertanian Kab. Sukoharjo, Bp. Tuata Simolingga PMT (Penyelia Mitra Tani) Kab. Skh, Bp. Sutarman Kasi Kesra mewakili Kades Kragilan, H Sugiyanto Ketua Gapoktan "Sumber Rejeki" DS.Kragilan, Drs. Nuryanto Manager Gapoktan Sumber Rejeki Ds. Kragilan, Ibu Tanti Koord PPL Kec. Mojolaban, Serma Sukardi (Babinsa Kragilan) mewakili Danramil 10/Mojolaban, Kadus se Ds. Kragilan Kec. Mojolaban serta para anggota Gapoktan Sumber Rejeki Ds. Kragilan Kec Mojolaban.  

PELANTIKAN & SERAH TERIMA KETUA TIM PENGGERAK PKK MOJOLABAN

  1. Sukoharjo (Portalsoloraya.com )(24/01/19 Pelantikan dan serah terima Ketua Tim Penggerak PKK Desa se Kecamatan Mojolaban dilaksanakan di Pendopo Kantor Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo pada hari Rabu (23/01) pukul 08.00 wib.




Dihadiri sekitar 250 orang, serah terima Ketua Tim Penggerak PKK ini berkaitan dengan pergantian Kepala desa di wilayah tersebut, kecuali desa Plumbon dan desa Triyagan. Setelah acara serah terima ketua Tim penggerak PKK dilanjutkan dengan pengukuhan Bunda Paud Desa Sapen,Laban, Gadingan, Dukuh, Demakan.
Hadir dalam acara tersebut Ketua Tim penggerak Kab. Sukoharjo Hj. Etty Suryani Wardoyo Wijaya dan Tim, para Forkopimcam/Muspika Kec. Mojolaban beserta istri, Ketua Tim Penggerak Kec. Mojolaban beserta anggota, Kepala UPTD Pendidikan Sukoharjo, Koordinator administrasi satuan pendidikan pengawas TK / SD dan penilik PNF se Kecamatan Mojolaban, Kepala KUA , Puskesmas ,SMA,SMP se Kecamatan Mojolaban, Kades se Kec. Mojolaban selaku Ketua Pembina Tim penggerak PKK Desa se Kec. Mojolaban, Ketua Tim Penggerak PKK Desa se Kec. Mojolaban beserta Anggotanya, Bidan Desa se Kec. Mojolaban, Pengurus IGTKI ,Himpuadi dan IGRA kec Mojolaban, Kepala TK pengelola KB beserta pendidik TK dan KB dan para Perwakilan BPD ,RW,RT se Kec Mojolaban.

ANGIN PUTING BELIUNG HAJAR PULUHAN RUMAH WARGA BULU,1 RUMAH ROBOH


Sukoharjo, (Portalsoloraya.com ) (24/01/19) Babinsa Koramil 03 Bulu melaporkan bahwa hujan lebat serta angin kencang yang mengguyur wilayah weru pada phari Rabu (23/01) sejak siang hari hingga sore, pada pukul 16.16 wib mengakibatkan robohnya 1 buah rumah milik bapak Padmo Wiyono (70 th) warga dukuh Malangan RT 2/1 Desa Malangan', Kec. Bulu, Sukoharjo.
Tidak hanya itu saja, Ibu Welas (63 th) juga tertimpa kayu bangunan rumah pada bagian kepala dan punggung, sehingga yang bersangkutan dilarikan ke Puskesmas kemudian dirujuk ke RSUD Sukoharjo. Bangunan rumah roboh akibat angin ribut ini ditaksir menimbulkan kerugian sekitar 20 juta rupiah
Sementara itu di wilayah desa Desa Karangasem terdapat 1 pohon lumayan besar tumbang dan menimpa saluran (kabel) listrik yang mengakibatkan 6 buah rumah pterputus aliran listriknya. Di desa Puron ada 10 pohon roboh menimpa sebagian bangunan rumah warga termasuk Kantor Desa Puron dan banyak umah warga gentingnya berantakan tersapu angin angin.

Setelah kejadian Danramil beserta Babinsa mendatangi lokasi (Puron dan Malangan) untuk membantu mengatasi hal-hal urgen (menghimbau agar Warga menjauhi saluran listrik dan berlindung di tempat yang aman). Danramil Koordinasi dengan instansi terkait (PLN dan BPBD Kabupaten dan Forkopimcam Bulu) untuk penanganan lokasi terdampak. Selanjutnya tampak Babinsa dan para anggota Koramil Bulu, anggota Polsek, Tim BPBD, SAR dan PMI Sukoharjo bersama warga masyarakat melaksanakan penanganan pertama untuk mengurangi derita warga hingga pukul 18.30 Wib.

Rabu, 23 Januari 2019

PELANTIKAN KETUA PENGGERAK PKK DESA SE KECAMATAN WERU

Sukoharjo (23/01/19) Bertempat di halaman Pendopo kantor Kecamatan Weru jln Kapten Pattimura Weru Sukoharjo (22/01) pukul 09.00 s.d 12.00 wib telah berlangsung Pelantikan dan Serah terima Ketua Penggerak PKK Desa Se Kecamatan Weru, Sukoharjo Tahun 2019.

Sejumlah 100 orang hadir pada acara serah terima Ketua Penggerak PKK Desa Se Kecamatan Weru ini, acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKK dipimpin oleh ibu Sumarni S.pd dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan Ketua Tim Penggerak PKK kec Weru ibu Sri Purwani S.sos. Ada 10 Ketua Tim penggerak PKK dari 10 desa yang melaksanakan serah terima saat itu, yaitu dari desa Weru, Alasombo, Krajan, Karangwuni, Grogol, Karakan, Tegalsari, Tawang, Ngreco dan Karangmojo.

Kata kata pelantikan dibacakan oleh ibu ketua Tim penggerak PKK kec Weru dilanjutkan dengan Penanda tanganan berita acara serah terima jabatan oleh ketua Tim penggerak PKK kec Weru, Penyerahan buku memori dari ketua Tim penggerak PKK kec Weru serta Penyerahan piagam penghargaan dan Pengukuhan Bunda Paud desa Se kecamatan Weru.

Dalam amanatnya Camat Weru Drs, Samino mengatakan, dengan dilantiknya ketua Tim penggerak PKK tingkat desa BPK kades bisa mendukung dng ketua penggerak PKK desa. Anggaran dari pemerintah berskala tinggi diprioritaskan untuk masyarakat, serta agar peralatan organisasi dilibatkan dan difungsikan, ketua penggerak PKK jangan merangkap jabatan sebagai bendahara agar tidak tumpang tindih

BABINSA DAMPINGI KEGIATAN SOSIALISASI KAMPUNG CERDIK DESA KARANGASEM, WERU


Sukoharjo (Portal soloraya.com) Bertempat di Balai Desa Ds. Karangasem , Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo pada hari Selasa (22/01/19) Babinsa Koramil 03 Bulu Serma Darmin melaksanakan Komunikasi Sosial menghadiri kegiatan Sosialisasi Kampung Cerdik desa Karangasem, Kecamatan Bulu, Sukoharjo.

Ada berbagai sesi acara dalam kegiatan ini, diantaranya Sosialisasi kampung Cerdik oleh bapak Harjanto dari DKK kabupaten Sukoharjo dilanjutkan dengan Senam pemanasan Kampung Cerdik, Sosialisasi kesehatan tetang Diabete dan kanker serviks oleh dr. Anik Punari.

Pada kesempatan berikutnya ibu ketua PKK Desa Karangasem Ibu Sri Wahyuni berkesempatan memberikan sambutan dilanjutkan dengan sesi ramah - tamah dan penutup. Selama kegiatan berjalan aman tertib dan lancar, dihadiri bapak Harjanto dari DKK Kab. Sukoharjo, dr. Anik Punari dari Puskesmas Bulu, Ibu Ketua PKK Desa Karangasem ny. Bambang Minarno, Bidan Desa ibu Ria, Babinsa Desa Karangasem Serma Darmin, Ibu - ibu PKK Desa Karangasem dan apara peserta Sosialisasi lebih 50 orang.  

TINGGINYA PERMINTAAN DARAH , STOCK DARAH PMI MULAI MENIPIS


 SUKOHARJO  (Portalsoloraya.com ) .Memasuki awal tahun  2019  stock darah di  pmi  sukoharjo mulai menipis untuk darah  golongan  hal ini lebih di sebabkan tingginya permintaan  golongan   darah o  dari sejumlah pasien dari rumah  sakit  dampaknya  stock darah  pmi mulai menipis hanya tersedia 3 kantong  darah saja .
di tempat inilah di kantor  pmii sukoharjo  jawa tengah sejumalh peserta dnor darah mendaftarkan dirinya untk menyumbangkan  sebagian darahnya untuk keperluan kemanusiaan .
  salah satunya   dua mahasiswa    fakultas perawat di solo ini , rela mendaftakan d irianya untuk  mendonorkan darahanya , dirinya megaku senang  bisa membantu sesamanya , meringankan beban orang   lain .
 di sisi lain diah wulandari ii  humas pmi skh   menjelaskan hal ini bertepatan dengan stock darah  di pmi tersebut mulai  menipis dengan  jumlah  3 kantong darah saja  untuk  golongan  darah o , meskii demikian  tingktaa kebutuhan darah dalam per bulan mencapai  1000 kantong , dan per hari kebutuhanya  40 kantong darah  .
 sehiangga para warga masayrakat   di harapkan bisa mendonorkan  darahnya , baik  dari kalangan  intsansi ormaS dan  oragani sai kemasyarakatan  lainya  .
 penurunan ini lebih di sebabkan pada  musim penghujan  tingginya  wabah  demam berdarah   tingginya angka lakalantas , hal ini yang menjadi faktor  penentu  tinginya  permintaan  kantong darah  dari rmah sakit ,
 sehingga kami dari  pmi melakukan  penjemputan pendonor  baik  ,  mobil donor  keliling , sosialisasi pada warga  masyarakat  dan di himbau  beberapa komuinitas untuk bekerja sama  untuk menyelanggarakan  kegiatan  donor  darahnya .
 dan saat ini stock darah  untuk golongan  a dengan  jumlah  65  kantong, golongan darah   b  158  kantong , golongan darah  o  3  kantong darah ,golongan darah  a/b  28 kantong darah  .dn

PENANDATANGANAN KERJASAMA PEMKAB DENGAN KEJAKSAAN NEGERI SUKOHARJO

SUKOHARJO(Portalsoloraya.com).Pemerintah Kabupaten Sukoharjo bersepakat menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Sukoharjo dalam hal penanganan masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negera (TUN) yang dinyatakan dalam penandatanganan nota Kesepakatan Bersama (MoU) antara Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH, MH, MM dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sukoharjo Tatang Agus Vallyanto, S.H, M.H di lobby Kantor Bupati Sukoharjo, Selasa (22/1).
Tampak hadir sejumlah pejabat Pemkab Sukoharjo menyaksikan penandatangan MoU tersebut para Asisten Sekretaris Daerah, staf ahli, Kepala Dinas/Badan, Kepala Bagian, para Camat serta jajaran pejabat struktural dan pejabat fungsional Kejaksaan Negeri Sukoharjo.
Bupati H. Wardoyo Wijaya SH, MH, MM dalam sambutannya menjelaskan, penandatanganan kerjasama ini merupakan sarana untuk menjaga dan mempererat hubungan antara Pemkab Sukoharjo dengan Kejaksaan Negeri Sukoharjo, serta bermanfaat dalam mewujudkan kesamaan pandang terhadap upaya dan langkah yang diperlukan dalam penyelesaian masalah hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.
“Dengan ditandatanganinya Kesepakatan Kerjasama ini, diharapkan penyelesaian masalah hukum dibidang Perdata dan Tata Usaha Negara, akan lebih cepat dan tepat sasaran. Pemkab dan Kajari Sukoharjo akan melakukan koordinasi dan saling memberikan informasi untuk keperluan pemberian Bantuan Hukum, pertimbangan hukum, konsultasi hukum dan tindakan hukum lainnya, sehingga dapat memberikan jaminan keberhasilan dalam upaya penegakan hukum di Kabupaten Sukoharjo,” jelas Bupati dalam sambutannya.
Sejalan dengan hal tersebut, Bupati Sukoharjo berharap, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dan Kejaksaan Negeri Sukoharjo selalu mengedepankan komunikasi untuk mencari solusi atas permasalahan hukum yang dihadapi, sehingga akan berdampak positif terhadap pembangunan pada semua bidang di Kabupaten Sukoharjo

Kepala Kejaksaan Negeri Sukoharjo Tatang Agus Vallyanto, S.H, M.H mengaku sangat menyambut baik kerja sama ini. Pihaknya juga siap bersinergi dengan memberi pertimbangan, pendampingan dan bantuan hukum kepada Pemkab Sukoharjo di bidang perdata dan tata usaha negara (TUN) sesuai kesepakatan.
“Kami selaku Jaksa Pengacara Negara dengan senang hati memberikan pendampingan bagi semua OPD untuk berkonsultasi dengan kami tentang permasalahan hukum yang sekirannya kurang dipahami, dan apabila diperlukan untuk sosialisasi, Kejaksaan Negeri Sukoharjo siap membantu dan memberikan sosialisasi dan kami berharap nota kesepahaman maupun perjanjian kerjasama yang telah dibuat dan ditandatangani bersama tadi segera dapat diimplementasikan dalam berbagai kegiatan nyata dengan penuh kesungguhan,” harap Kepala Kajari Sukoharjo.
Dalam kesempatan ini  juga Kejaksaan Negeri Sukoharjo melakukan Launching Aplikasi e- TP4D ( Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan) dan aplikasi pelayanan hukum  yng disingkat SIAP PAK ( sistem aplikasi online pelayanan hukum ) pada Website kejari-sukoharjo.go.id sehingga dengan aplikasi tersebut dapat memberikan informasi kepada segenap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkaitan dengan TP4D Kabupaten Sukoharjo dan sebagai   pelayanan pengaduan Hukum online dari Masyarakat di Kabupaten Sukoharjo.
Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M. Hum.[Tj]

KUNJUNGAN KERJA KOMISI A DPRD KABUPATEN BOJONEGORO KE KABUPATEN SUKOHARJO

  1. SUKOHARJO  (portal soloraya.com )Penerimaan Kunjungan Kerja dari Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Sukoharjo pada hari Senin, 21 Januari 2019 dimulai pukul 10.00 WIB bertempat di Graha Satya Karya Sukoharjo. Kunker diterima oleh Asisten Pemerintahan Sekda, Bp. H. Sukito, S.Sos didampingi perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Sukoharjo, Drs. Sukimin. Turut hadir dalam penerimaan kunker ini dari Inspektorat, Bappelbangda, BKD, Dinas Dukcapil, Bagian Hukum, dan dari Bagian Kesra. Rombongan dari Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro berjumlah 12 orang dipimpin oleh Bp. Sugeng Hari Anggoro, S.Pd. Materi yang dipilih dalam kunker kali ini adalah yang terkait regulasi dan pelaksanaan pemberian bantuan Santunan Uang Duka di Kabupaten Sukoharjo.

 Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten I Sekda Kabupaten Sukoharjo, Bupati mengungkapkan rasa bangganya karena Kabupaten Sukoharjo dipilih sebagai lokasi kunker. Dengan visi "Terus Membangun Sukoharjo yang lebih Sejahtera, Maju dan Bermartabat didukung Pemerintahan yang Profesional" Kabupaten Sukoharjo berusaha terus untuk terwujudnya kemakmuran rakyat. Melalui potensi daerah yang ada, Pemerintah berusaha melaksanakan program – program yang pro rakyat. Kenaikan APBD dan PAD Kabupaten Sukoharjo yang cukup signifikan, digunakan sepenuhnya untuk pembangunan program-program unggulan,  misalnya pendidikan gratis, santunan kematian, Jamkesda, JITUT dan pembangunan infrastruktur pasar tradisional serta jalan / jembatan.
Kabupaten Sukoharjo di bidang sosial, sebagai salah satu upaya penurunan angka kemiskinan, ada program pemberian bantuan uang duka kepada ahli waris keluarga miskin sebesar Rp. 3.000.000,- utuh tanpa potongan yang telah berjalan sejak tahun 2011. Berkaitan dengan materi ini, segala pertanyaan telah dijawab dengan jelas dari Dinas Sosial, Badan Keuangan Daerah, Bagian Hukum, dan Dinas Dukcapil.
Acara ditutup dengan tukar menukar cinderamata. Demikian penjelasan singkat dari Kabag Humas dan Protokol Setda Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum

PEDULI ROHINGNYA

Proses Pencarian Korban Tenggelam Resmi Dihentikan