Rabu, 25 Desember 2019

Senin, 23 Desember 2019

LATIHAN PERSINAS ASAD


16 GEREJA DI STERILISSI POLRES


KASTIL DARI KUE SEMPA DAN OPAK ANGIN


Selasa, 13 Agustus 2019

SAMBUT HARI KEBANGKITAN TEHNOLOGI, PEMUTARAN FILM RESTORASI BINTANG KETJIL

SUKOHARJO -Dalam rangka menyambut Hari Kebangkitan Teknologi, Selasa, 13 Agustus 2019, bertempat di CGV Cinema, Pabelan, Kartasura, Program Studi Televisi dan Film, Institut Seni Indonesia Surakarta, dengan fasilitasi dari Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbang Film) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, akan menyelenggarakan pemutaran film restorasi Bintang Ketjil.
Bintang Ketjil, produksi tahun 1963 adalah film besutan maestro Film Wim Umboh dan Misbach Yusra Biran,

 bercerita tentang Petualangan anak-anak menuju Kebun Binatang, setelah sebelumnya selalu kecewa karena janji orang tuanya untuk berkunjung ke kebun binatang tak pernah ditepati.
Bintang Ketjil adalah film ke 2 yang telah direstorasi Pusbang Film setelah sebelumnya telah merestorasi film Pagar Kawat Berduri, yang  pada bulan April kemarin telah diputar oleh Prodi Televisi dan Film di tempat yang sama dengan bantuan fasilitasi dari Pusbang Film.
Restorasi Film Indonesia telah dilakukan tahun 2012, antara lain film Lewat Jam
 Malam (karya Usmar Ismail tahun 1954) yang dilakukan oleh Museum Nasional Singapura. Namun sejak tahun 2016 Pusbang Film memiliki program merestorasi film-film Indonesia, hal ini tentu menggembirakan karena dalam proses ini ternyata menunjukkan bahwa negara berperan dan memberi ruang bagi putra bangsa, melalui teknologi restorasi film yang rumit, untuk dapat berpartisipasi menyelamatkan aset kesejarahan, dalam hal ini aset perfilman. Pusbang Film sendiri, menurut releasenya, dalam hal restorasi film lebih memprioritaskan restorasi pada film-film yang sudah mengalami kerusakan yang berat. Untuk itu, pemutaran film Bintang Kecil kali ini didedikasikan pada tema kebangkitan teknologi dalam partisipasinya membentuk jati diri bangsa Indonesia.

“Media Film itu tidak pernah lepas dari teknologi, dan seringkali kita lupa apa yang hadir di layar adalah salah satu hasil purwarupa teknologi itu sendiri. Kegiatan restorasi ini menyadarkan kita, bahwa besar sekali manfaat teknologi dalam pelestarian karya cipta manusia dalam bentuk film.
Selain pemutaran film, kegiatan ini juga akan menghadirkan diskusi dan sosialisasi restorasi film di Indonesia dengan mendatangkan narasumber Lintang Gitomartoyo(pelaku restorasi film), Rizka Fitri Akbar (PT. Render Digital Indonesia) serta Nana Awaludin (pemain film Bintang Ketjil) yang akan dilaksanakan setelah pemutaran film. Kegiatan ini akan berlangsung pada hari Selasa, 13 Agustus 2019, mulai pukul 08.30-13.00 bertempat di CGV Studio Transmart, Jl Raya Solo Semarang, Pabelah Sukoharjo, dengan mengundang pelajar, mahasiswa, serta komunitas film dan sejarah.

MIN 2 JETIS SUKOHARJO DIET KANTONG PALSTIK

SUKOHARJO – Ratusan lembar daun pisang diatur rapi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Sukoharjo pada Selasa (13/8/2019). Di atasnya terdapat potongan daging sapi yang siap dibungkus daun pisang tersebut dan dimasukkan pada sebuah kantong kertas berwarna putih. Daging sapi tersebut merupakan hasil penyembelihan sapi pada perayaan Hari Raya Idul Adha di madrasah tersebut.
            Peringatan Idul Adha di MIN 2 Sukoharjo dirayakan dengan menyembelih 3 ekor sapid an 3 ekor kambing. Keseluruhan sapi merupakan hasil iuran beberapa guru, karyawan, dan orang tua siswa. Sedangkan kambing merupakan hewan kurban orang tua siswa yang dititipkan madrasah untuk disembelih.
            Untuk membungkus daging kurban, MIN 2 menggunakan daun pisang dan daun jati yang diperoleh dari kebun madrasah. Dading yang telah dibungkus daun dimasukkan ke dalam kantong kertas (paper bag) hasil karya siswa. Menurut Kepala MIN 2 Sukoharjo, Wiretnoningsih Nurhayati, kantong kertas merupakan kasil prakarya siswa kelas 3, 4, dan 5 yang totalnya mencapai lebih dari 500 buah.
            “Kami melibatkan siswa dan orang tua untuk berperan dalam perayaan Idul Adha kali ini di madrasah, sehingga semua keluarga besar madrasah mendapat manfaatnya di akhirat nanti,” ujar Wiretnonongsih. Lebih lanjut kepala madrasah baru di MIN 2 Sukoharjo tersebut menjelaskan bahwa semua daging kurban didistribusikan kepada siswa yang berhak dan masyarakat sekitar madrasah.
            “Pada perayaan Idul Adha tahun ini sedikitnya 300 kantong daging sapi dan kambing kita berikan kepada warga madrasah yang berhak termasuk di lingkungan madrasah. Semoga tahun mendatang jumlah hewan kurban yang disembelih bisa meningkat jumlahnya,” harap kamad.
            Sementara itu, ketua adiwiyata MIN 2 Sukoharjo, Anton Purwoko, menjelaskan bahwa penggunaan daun dan kantong kertas untuk membungkus daging sebagai wujud sebagai madrasah adiwiyata nasional. “Kami berupaya untuk diet plastik sehingga berperan untuk mensukseskan program pemerintah dalam mengurangi penggunaan kantong plastik,” ungkap Anton.

            Anton juga menekankan bahwa MIN 2 Sukoharjo akan selalu berupaya untuk berperan aktif dalam pelestarian lingkungan dengan melibatkan peran serta seluruh warga madrasah dan orang tua siswa. “Siswa dan orang tuanya sangat antusias dalam peran serta pelestarian lingkungan, seperti pembuatan kantong kertas untuk membungkus daging ini,” tandas pria yang dinobatkan sebagai kader lingkungan ini.(Pry)

Kamis, 08 Agustus 2019

SRITEK GROUP , PECAHKAN REKOR MURI GERAKAN KEBERSIHAN BERSAMA


SUKOHARJO __ PT SRI REJEKI ISMAN TBK  KEMBALI SABET REKOR MURI YANG  KE 9  DAN MENJADI PIONER PERUSAHAAN DI INDONESIA  MELALUI  GERAKAN   KEBERSIHAN  BERSAAMA  YANG MELIBATKAN 24  PERUSAHANA  ANAK CABANG  SRITEK GROUP  //

  MENJELANG  PERAYAAN  HUT KEMERDEKAAN  RI KE  74 DAN HUT    SRITEK KE 53  PADA TANGGAL  16 AGUSTUS  2019  / PECAHKAN  REKOR MURI  DENGAN  GERAKAN   KEBERSIHAN  BERSAMA  SEBANYAK  38 000   PESERTA YANG DI IKUTI 24  ANAK PERUSAHAAAN YANG  GERAKAN INI DI LAKUKAN SECARA SERENTAK  DAN DI SAKSIKAN  PERWAKILAN DARI   MUSEUM REKOR   INDONESIA //

SEBANYAK TIGA PULUH DELAPAN RIBU KARYAWAN SRITEX MENGIKUTI GERAKAN KEBERSIHAN  / KEGIATAN INI DI GELAR DALAM RANGKA MENYAMBUT HARI ULANG TAHUN RI KE 74  DAN MERAYAKAN HARI JADI SRITEK KE 53/ DIANGGAP MELAKUKAN GERAKAN KEBERSIHAN DENGAN PESERTA TERBANYAK KEGIATAN INI MASUK MUSEUM REKOR INDONESIA ATAU MURI //
SELAIN MEMBERSIHKAN AREA PABRIK / KARYAWAN PT SRITEX INI DISEBAR DI LIMA KALURAHAN  MELIPUTI KALURAHAN JETIS, KALURAHAN JOHO, KALURAHAN BANMATI KALURAHAN COMBONGAN DAN KALURAHAN MANDAN / MASING MASING KELURAHAN AKAN MEMILIKI DUA TITIK LOKASI DENGAN MELIBATKAN 600 PERSONIL KARYAWAN SRITEX DIBANTU MASYARAKAT DARI LINGKUNGAN SETEMPAT /

SELAIN LIMA TITIK KELURAHAN  / GERAKAN KEBERSIHAN INI JUGA MENYASAR AREA ALUN ALUN SUKOHARJO SERTA LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN LAILATUL QODAR DAN AREA ALUN ALUN SATYA NEGARA SUKOHARJO / KEGIATAN INI MERUPAKAN BENTUK KOMITMEN PERUSAHAAN UNTUK MELESTARIKAN LINGKUNGAN DAN MENJALIN KEBERSAMAAN BERSAMA MASYARAKAT //

SEBELUMNYA PT SRITEX TBK SUDAH DELAPAN KALI MENCATATKAN REKOR DI MUSEUM REKOR INDONESIA ATAU MURI / SEDANGKAN UNTUK GERAKAN KEBERSIHAN DENGAN PESERTA TERBANYAK INI AKAN MENJADI REKOR KESEMBILAN / DIHARAPKAN SRITEX INI AKAN MENJADI PELOPOR GERAKAN KEBERSIHAN TIDAK HANYA DI SUKOHARJO NAMUN JUGA INDONESIA

Selasa, 06 Agustus 2019

PERFORMANCE PERSINAS ASAD JAS KE 77 DI SOLO BARU

Jumat, 22 Februari 2019

KORAMIL 03 BULU BERSINERGI UPAYAKAN PENGHIJAUAN DAN JAGA EKOSISTEM DI BATU SERIBU


Sukoharjo (21/02/19) Penghijauan dan upaya pemulihan ekosistem di wilayah komplek Bumi Perkemahan Batu Seribu kembali dilaksanakan oleh anggota Koramil 03 Bulu dipimpin Danramil Kapten CBA Tri Rusman Prasetyo ,S.Sos bersama dengan Polsek, masyarakat dan Ormas di Kecamatan Bulu, Sukoharjo.



Kegiatan penghijauan dilaksanakan pada hari Rabu (20/02) mulai pukul 08.00 s.d. 09.30 Wib di Komplek Bumi Perkemahan Batu Seribu. Dengan disiapkannya bibit sejumlah 500 batang dari berbagai macam tanaman diantaranya pohon Jambu Mede 400 batang, pohon Sirsak 50 batang, pohon Randu 25 batang dan jenis pohon Perdu lainnya sejumlah 25 batang
Turut berpartisipasi dalam kegiatan Penghijauan dan upaya pemulihan ekosistem di wilayah komplek Bumi Perkemahan Batu Seribu ini sekitar 85 orang dari personel Koramil 03/Bulu 13 orang, Polsek Bulu 5 orang, Kades Gentan dan jajaran 10 orang, Pramuka 30 orang, MTA Bulu 6 orang, Pemuda Pancasila Bulu 5 orang serta para warga masyarakat warga sekitar 16 orang.

Kegiatan diawali dengan apel Pengecekan yang dipimpin Danramil 03 Bulu dan Kades Gentan (Bpk Kemis). Selama kegiatan berlangsung dengan baik dalam suasana gotong royong dan kebersamaan, diakhiri dengan makan snack bersama dengan penuh keakraban. 

SISWA SISWI SMP 2 NGUTER BANTU SATGAS PRA TMMD REGULER KE 104 GOTONG ROYONG BERSIHKAN LAPANGAN PEMBUKAAN TMMD


sukoharjo (22/02/2019) - Puluhan siswa siswi dari SMP 2 Nguter bergotong royong bersihkan lapangan pembukaan TMMD bersama prajurit TNI satgas pra TMMD Reguler ke 104 dalam rangka persiapan lokasi upacara pembukaan TMMD  Reguler ke 104 di Desa Celep,Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo.Jum’at(22/02)

Bukan hanya kalangan orang dewasa saja yang ikut terlibat dalam kegiatan program TMMD Reguler ke 104 Kodim 0726/Sukoharjo akan tetapi dari golongan anak-anak pelajar pun juga ikut sukarela berpartisipasi dalam membantu prajurit TNI satgas pra TMMD Reguler ke 104 untuk mensukseskan program TMMD Reguler ke 104.
Jum’at pagi terlihat antusias puluhan siswa siswi bersama personil satgas pra TMMD Reguler ke 104 sedang bergotong royong membersihkan lapangan upacara TMMD yang kebetulan terletak berdekatan dengan sekolah tersebut.
"Gotong royong pembersihan  lapangan upacara  merupakan salah satu bagian dari persiapan pembukaan TMMD Reguler ke 104  Kodim 0726/Sukoharjo yang harus di siapkan secara serius". Ujar Sertu Sarjoko Personil satgas pra TMMD reguler ke 104. (Pendim 0726). 

DANDIM LANGSUNG PEGANG CANGKUL DAN MERATAKAN TANAH DI LOKASI PRA TMMD REGULER KE-104 DI DESA CELEP


Sukoharjo (23/02/2019)- Pra TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) reguler ke-104 sudah hampir dua pekan dilaksanakan di Desa Celep Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo, Jawa-tengah.

Seluruh personel Satgas TMMD Reguler ke 104 Kodim 0726/Sukoharjo semakin semangat dalam menyukseskan program tersebut.
Begitu pula Bapak Dandim 0726/Sukoharjo, Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa, S.I.P.,M.Tr (Han). Ing Ngarso Sun Tuladha, Bapak Dandim bersemangat memotivasi dan memberikan teladan kepada seluruh anggota, turut mengayuh cangkul meratakan tanah jalan yang nantinya akan dirabat beton.  Gerakan ini langsung diikuti Kepala Desa Celep Bapak Surono, SE mendampingi Dandim turut mengayunkan cangkul.

Aktivitas Dandim ini kemudian diabadikan oleh sejumlah personel TNI yang ikut meratakan tanah bersama sebagai ungkapan bahagia mereka.
"Biasa saja, tidak ada yang luar biasa, semua bisa melakukan hal yang sama, buktinya personil saya ikut juga bekerja meratakan tanah bersama saya," canda Dandim. Selain anggota TNI, masyarakat setempat di desa Celep juga turut serta dalam menyelesaikan program TMMD Reguler ke 104.
“Ini yang kita harapkan, yaitu kebersamaan untuk mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat karena TNI dari rakyat, milik rakyat dan untuk rakyat," ungkap Bapak Dandim, Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa, S. I.P., M. Tr. (Han). (Pendim 0726)

Sabtu, 16 Februari 2019

s SEPATU KARET ATT ,DESIGN TRENDY, DAN NYAMAN 45 K



SEPATU TIPE PSO 159 INI ADALAH NEW ARRIVAL DARI PRODUK ATT YANG DIMANA SEPATU INI DI BUAT DENGAN DESIGN TRENDY, DAN NYAMAN UNTUK DI GUNAKAN

TERBUAT DARI BAHAN PCU, DAN KARET KUALITAS SUPER, ANTI AIR, RINGAN, KUAT, LENTUR, NYAMAN, DAN TIDAK LICIN

PILIHAN WARNA YANG MENARIK COCOK UNTUK DI PAKAI SEHARI-HARI, UNTUK PERGI KERJA, HANGOUT DLL
 Mint hubungi  no wa , 089 869 858 435

MOHON UNTUK SELALU MENANYAKAN STOK DAN KETERSEDIAAN WARNA KARNA STOK BERUBAH SETIAP WAKTUNYA  .

Rabu, 06 Februari 2019

KEMERIAHAN TAHUA BARU IMLEK 2019

SOLO ( portalsoloraya .com ).Tahun baru imlek merupakan perayaan tahunan di mana saat perayaan seluruh keluarga atau pun
kerabat akan berkumpul untuk bersilaturahmi dan bagi – bagi angpaou, perayaan tahun baru kali ini jatuh
pada Selasa, tanggal 5 Februari di tahun 2019.
Di tahun Babi Tanah ini Alila Solo menggelar acara yang sangat meriah, dengan menyuguhkan satu
tontonan apik. Acara yang di kemas dengan gala dinner yang di gelar pada Senin, 4 Februari 2019 mulai
dari pukul 18.00 hingga 22.00 ini menyedot perhatian para tamu. Dari mulai rangkaian menu Asia hingga
International yang tersaji fresh sepanjang acara serta hiburan yang di suguhkan dalam acara perayaan
malam Tahun Baru Imlek di grand ballroom Alila Solo. Target yang di harapkan sekitar 500 orang yang di
berikan harga cukup terjangkau yakni IDR 488.000 net per orang, seluruh tamu bisa langsung menikmati
rangkaian menu buffet Asia hingga Internasional all you can eat. Tidak hanya itu, bahkan puluhan
doorprize pun di bagikan mulai dari hadiah hiburan, electronik, hingga voucher menginap di Alila Solo.
Hiburan yang sangat unik dan menarik mulai dari Music Orchestra dari Andy Irawan Orchestra,
Barangsai Naga Hitam dari Salatiga, Modern Chinese dance, Drama Musical dengan mengambil cerita
Panglima Tiang Feng atau yang terkenal dengan Cu Pat Kai, dan yang paling menarik adalah Giant Pig
atau ondel – ondel berbentuk Babi simbolis dari Cu Pat Kai yang di buat dengan ketinggian kurang lebih
5 meter.
ondel tersebut sangat merebut perhatian para pengunjung di sela – sela menikmati acara gala
dinner, selain dari atraksi – atraksi dari ke-3 Barongsai dari mulai area lobby hingga ke dalam Grand
Ballroom. Atraksi yang di rancang khusus dengan menggukan bangku – bangku yang sengaja di buat
oleh pengrajin yang special di sugguhkan dalam rangka melengkapi acara di Alila Solo. “Perayaan tahun
baru Imlek kali ini jatuh pada tahun Babi Tanah, sebagi cerita atau konsep yang di ambil untuk
melambangkan tahun tersebut maka ide kreatif dari salah satu pengrajin ondel – ondel tersebut kami ajak
untuk berkolabirasi untuk mengisi acara.” Ungkap Tesa Pujiastuti selaku Ast PR&Event Marketing

Manager Alila Solo.

Jumat, 01 Februari 2019

Bupati Sukoharjo Membuka Sosialisasi dan Pendampingan e-LHKPN oleh KPK

SUKOHARJO- Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH, MH, MM membuka acara Sosialisasi dan Pendampingan Pengisian e-Filling pada Aplikasi e-LHKPN oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI bagi Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo di Pendopo Graha Satya Praja ( GSP), Jumat (1/2) pagi.
Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk memberikan penjelasan dan pendampingan cara pengisian LHKPN secara on-line, sehingga diharapkan para pejabat wajib lapor LHKPN dapat mengerti dan memahami yang selanjutnya dapat mengisi dan mengirimkan laporan e- LHKPN secara mandiri serta tepat waktu. Turut hadir dalam kesempatan ini, Wakil Bupati H. Purwadi, SE, MM,  Sekretaris Daerah Kabupaten Sukoharjo Drs. Agus Santosa, Inspektur Drs. Djoko Poernomo serta para pejabat Negara terdiri dari pejabat eselon II sebanyak 32 orang, eselon III sebanyak 155 orang dan wajib lapor baru bagi pejabat eselon IV sebanyak 570 orang. Turut hadir pula auditor serta pengawas Pemerintah (P2UPD).
Adapun Narasumber pendampingan pengisian e-Filling pada aplikasi e-LHKPN dari Direktorat Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN KPK-RI Hafida Rifkiyah.
“Kegiatan ini diselenggarakan dengan maksud untuk penanaman sifat kejujurn, keterbukaan dan tanggung jawab serta sebagai penguji integritas penyelenggara Negara maupun calon penyelenggara Negara, untuk itu diharapkan kepada para peserta yang hadir dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan baik. Sehingga, penyampaian yang diberikan narasumber tentang pengisian laporan harta kekayaan melalui aplikasi e-LHKPN secara On-line dapat dimanfaatkan dan dijadikan umpan balik untuk melakukan perbaikan dan penyempurnaan kinerja,” harap Bupati Sukoharjo dalam sambutan pengarahannya.
Pada kesempatan itu, kepala daerah menyampaikan telah menerbitkan Keputusan Bupati Nganjuk nomor 700/743/2018 tentang Wajib Lapor Harta Kekayaan Negara Penyelenggara Negara Bagi Pejabat Eselon II, Eselon III, Eselon IV, Pejabat Fungsional Tertentu pada Inspektorat dan Pejabat Unit Layanan Pengadaan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, dimana keputusan tersebut merupakan penegasan Peraturan KPK Nomor 07 Tahun 2018 Tentang Pengumuman dan Pemeriksaaan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara dalam pasal 4 bahwa Penyelenggara Negara wajib menyampaikan LHKPN kepada KPK.  
H. Wardoyo Wijaya berharap kepada para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang telah ditetapkan sebagai wajib lapor LHKPN dapat memiliki kepatuhan pada aturan. Dia menekankan kepada para pejabat yang ia pimpin agar mempunyai tanggung jawab dalam bentuk penyampaian Laporan Harta kekayaan Penyelenggara Negara dengan sejujur-jujurnya, tepat waktu sebelum tanggal 31 Maret 2019,  dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Usai memberi sambutan, acara diserahkan kepada narasumber dari Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia, Hafida Rifkiyah, bidang auditor pendaftaran dan pemeriksaaan LHKPN KPK-RI beserta tim untuk menyampaikan paparanya.
Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M. Hum.(Tj)

Rabu, 30 Januari 2019

KECAMATAN POLOKARTO GELAR RAKOR KESIAPSIAGAAN BENCANA BANJIR & PUTING BELIUNG

Sukoharjo(portalsolorya.com ). (29/01/19) Menyikapi curah hujan yang tinggi di musim penghujan di bulan Januari yang diiringi dengan cuaca ekstrim pada hadi Senin (28/01) pukul 09.00 wib s.d 10.30 Kecamatan Polokarto menggelar Rapat Koordinasi kewilayahan tentang kesiapsiagaan bencana banjir dan puting beliung di wilayah Kecamatan Polokarto.



Bertempat di Ruang rapat kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo, Rakor dipimpin langsung oleh Camat Polokarto bapak Pardi, S.Sos, hadir perwakilan dari Koramil 11 polokarto Pelda Supardi, Akp Aris Dwi Handoko, S.H (Kapolsek Polokarto) dan juga dihadiri para Kepala desa se Kecamatan Polokarto.
Saat ini beberapa wilayah di Sukoharjo sudah menghadapi beberapa kejadian banjir meskipun dalam skala kecil demikian juga dengan musibah angin ribut beberapa waktu lalu sehingga menyebabkan kerusakan rumah penduduk. Melihat kondisi di lapangan di wikayah Kecamatan Polokarto maka perlu ditingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi terjadinya bencana yang melibatkan seluruh aparat yang berkepentingan.

BONGKAR RUMAH IBU PAIKEM PEMBANGUNAN RTLH DIKERJAKAN RAMAI-RAMAI BERSAMA KORAMIL 10 MOJOLABAN


Sukoharjo (PORTAL SOLORAYA.COM ) (29/01/19) Anggota Koramil 10 Mojolaban, Senin (228/01) pukul 07.00 wiib melaksanakan karya bakti dengan sasaran Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Marikem warga dukuh Durenan Rt 02/05 Desa Joho,Mojolaban, Sukoharjo.




Rumah tidak layak huni yang berlokasi di dukuh Durenan ini benar-benar dibongkar total oleh para anggota Koramil 10 Mojolaban dengan dibantu anggota Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad, masyarakat sekitarnya serta para anggota Pemuda Pancasila. Seluruh warga Durenan tampak sangat antusias untuk membantu pembongkaran pembangunan rumah milik Ibu Marikem ini, dengan adanya program RTLH ini kehadiran anggota Koramil 10 Mojolaban selain membantu pekerjaan, juga turut kembali membudayakan hidup bergotong royong yang nyari pudar di era sekarang.

Diikuti sekitar 100 orang tampak para peserta karya bakti diantaranya Danramil beserta Anggota Koramil 10/Mojolaban, anggota Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad, Anggota Polsek Mojolaban, para Perangkat Desa Joho, Pemuda Pancasila, Paguyuban Seniman Mojopolo serta para masyarakat Dk.Durenan Desa Joho.

SUKOHARJO TERIMA KUNJUNGAN KERJA PANITIA KHUSUS II DPRD KABUPATEN SLEMAN



  1. SUKOHARJO (PORTAL SOLORAYA).COMPenerimaan Kunjungan Kerja dari Panitia Khusus II DPRD Kabupaten Sleman Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di Kabupaten Sukoharjo pada hari Selasa, 29 Januari 2019 dimulai pukul 10.00 WIB bertempat di Graha Satya Karya Sukoharjo. Kunker diterima oleh Kepala Bagian Pemerintahan Sekda, Bp. Ari Haryanto, S.Pd, M.Si beserta Bp. Agustinus Haryanto, S.Sos, M.Hum. Turut hadir dalam penerimaan kunker ini dari Inspektorat, Bappelbangda, BKD, Satpol PP, DPMPTSP, Bagian Hukum dan Bagian Humas Protokol. Rombongan dari Pansus II DPRD Kabupaten Sleman berjumlah 15 orang dipimpin oleh Ketua Rombongan Bp. Robertus Ramelan, SE. Materi yang dipilih dalam kunker kali ini adalah pengembangan wawasan dan penambahan referensi terkait Raperda tentang Penyelenggaraan Perizinan Reklame.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Kabag Pemerintahan Setda, Bupati mengungkapkan rasa bangganya karena Kabupaten Sukoharjo dipilih sebagai lokasi kunker. Dengan visi "Terus Membangun Sukoharjo yang lebih Sejahtera, Maju dan Bermartabat didukung Pemerintahan yang Profesional" Kabupaten Sukoharjo berusaha terus untuk terwujudnya kemakmuran rakyat. Melalui potensi daerah yang ada, Pemerintah berusaha melaksanakan program – program yang pro rakyat. Kenaikan APBD dan PAD Kabupaten Sukoharjo yang cukup signifikan, digunakan sepenuhnya untuk pembangunan program-program unggulan,  misalnya pendidikan gratis, santunan kematian, Jamkesda, JITUT dan pembangunan infrastruktur pasar tradisional serta jalan / jembatan.
Dalam dialog dijelaskan bagaimana dasar hukum/regulasi yang berkaitan dengan Reklame di Kabupaten Sukoharjo serta bagaimana penataan dan pengelolaan PAD dari reklame. Acara ditutup dengan tukar menukar cinderamata dan foto bersama. Demikian penjelasan singkat dari Kabag Humas dan Protokol Setda Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum. (yk)

Beri Contoh, Bupati Sukoharjo Melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB

SUKOHARJO (portalsoloraya.com )– Bupati Sukoharjo, H. Wardoyo Wijaya SH, MH, MM sangat mendukung Bulan Panutan Pembayaran Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dengan memberikan keteladanan  yang baik dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)-P2 Tahun 2019 di Payment Point (Bus Bank Jateng) bertempat di halaman Pemkab Sukoharjo diikuti oleh Wakil Bupati, Sekda serta para pejabat lainnya, sehingga diharapkan dari keteladanan diberikan dapat diikuti oleh masyarakat.
Bertempat di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Selasa (29/1) Pemkab Sukoharjo melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) menyelenggarakan acara Panutan pembayaran PBB-P2 Tahun 2019 dengan maksud dan tujuan untuk membangun tali silaturahmi serta untuk memberikan contoh tauladan bagi masyarakat akan kewajiban membayar atau melunasi PBB-P2 Tahun 2019.
Terkait lima desa yang sudah lunas, disebut Bupati terdiri dari Desa Gentan Kecamatan Bulu, Desa Ngasinan Kecamatan Bulu, Desa Kenokorejo Kecamatan Polokarto, Desa Genengsari Kecamatan Polokarto, serta Desa Pojok Kecamatan Tawangsari.
Dalam kesempatan ini pula, Bupati menyerahkan kunci mobil Samsat Keliling dari Pemerintah Kabupaten Sukoharjo yang dipinjam pakaikan kepada UPPD Kabupaten Sukoharjo dengan menandatangani berita acara.
“ kami serahkan secara simbolis satu unit Mobil Luxio AD 9518 BB dan Berita Acara dari Pemkab Sukoharjo untuk dipinjam pakai kepada Unit Pengelola Pendapatan daerah (UPPD) Sukoharjo sebagai mobil Samsat keliling. Hal ini kami lakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan masyarakat yang lebih dekat, mudah dan cepat dalam membayar pajak bermotor. Tentunya dengan peningkatan penerimaan besarnya  pajak bermotor, otomatis dapat meningkatkan pendapatan daerah dari sektor bagi hasil pajak kendaraan bermotor,” ungkapnya.
Menurut Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Sukoharjo RM Suseno Wijayanto, SH.,MH menyampaikan bahwa SPPT PBB-P2 tahun 2019 seluruhnya sudah disampaikan ke desa dan Kalurahan, sehingga diharapkan masyarakat mulai bulan Januari 2019, sudah bisa melakukan pembayaran PBB-P2 di Bank Jateng Cabang Sukoharjo atau Payment Point yang ada di tiap Kecamatan. Sehingga Diharapkan dapat memberikan percepatan dalam hal penerimaan daerah dari sektor pajak. Total penerimaan Pajak Daerah di tahun 2018 lalu naik 14,9 Milyar dibanding Tahun 2017. Penerimaan pajak terbesar adalah dari Pajak PPJ sebesar Rp 81,5 Milyar disusul Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Rp 76 Milyar dan PBB-P2 Rp 36 Milyar,” jelasnya.
RM Suseno menjelaskan, bahwa masing-masing Pajak Hotel dengan target Rp 5 miliar terealisasi Rp7,649 miliar (153%), Pajak Restoran dengan target Rp 11,525 miliar terealisasi Rp16 miliar (139,36%), Pajak Hiburan dengan target Rp 5 miliar terealisasi Rp 6,5 miliar (130,38%), Pajak Reklame dengan target Rp 3 miliar terealisasi Rp 4,616 miliar (153,89%).
Begitu juga untuk Pajak Penerangan Jalan dengan target Rp 65 miliar terealisasi Rp 81,578 miliar (125,51%), Pajak Galian C target Rp 525 juta realisasi Rp1,172 miliar (223,40%), Pajak Parkir target Rp 1,250 miliar terealisasi Rp1,780 miliar (142,45%), Pajak Air Bawah Tanah target Rp 3 miliar realisasi Rp 4,383 miliar (146,13%), Pajak PBB target Rp 30 miliar realisasi Rp 36 miliar (120,02%), Pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) target Rp 45 miliar realisasi Rp 76,1 miliar (146,16%). Sehingga, ujar Suseno, di tahun 2018 lalu total target pendapatan dari pajak sebesar Rp 169,3 miliar dan terealisasi Rp 235,889 miliar (139,33%). Jika dibandingkan dengan 2017, penerimaan pajak terdapat kenaikan Rp 14,9 miliar karena di 2017 realisasi Rp 221,779 miliar,” jelasnya.
Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M. Hum.(Tj)

Kamis, 24 Januari 2019

Diseminasi Program BPJS Ketenagakerjaan Sektor Bukan Penerima Upah kepada Tenaga Kerja Magang,Siswa Kerja Praktek,Honorer

BPJS Ketenagakerjaan, Surakarta,(PORTAL SOLORAYA.COM )  24 Januari 2019. BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta melaksanakan kegiatan Diseminasi Program BPJS Ketenagakerjaan Sektor Bukan Penerima Upah (BPU) kepada Tenaga Kerja Magang/Siswa Kerja Praktek/Honorer bertempat di Emerald Grand Ballroom, Solo Paragon Hotel pada Kamis, 24 Januari 2019 pukul 09.00–12.00.

Kegiatan diseminasi program ini dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, Kabupaten Sukoharjo, serta Kabupaten Wonogiri. Di samping itu, acara juga dihadiri oleh Kepala Satuan Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah Surakarta, Antonius Mulyanto Hariyono, S.H., M.Si., serta perwakilan dari 37 rumah sakit, klinik, dan puskesmas di wilayah Solo Raya yang telah menjadi Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) BPJS Ketenagakerjaan. Selain kegiatan diseminasi program, acara ini juga mengagendakan silaturahmi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta yang baru, Yosef Rizal, dengan Dinas Kesehatan serta institusi kesehatan di wilayah Solo Raya. Pertemuan ini diselenggarakan untuk memperkenalkan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta yang baru kepada para stakeholders di sektor kesehatan.

Acara diawali dengan penandatangan perjanjian kerja sama terkait PLKK dengan RS Jiwa Daerah Surakarta, RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo, dan RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Kabupaten Wonogiri. Adapun materi diseminasi program disampaikan oleh Rafik Ahmad selaku Kepala Bidang Pemasaran Peserta Bukan Penerima Upah BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta serta Darsi, S.H. selaku Petugas Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah Surakarta.

Pada tahun 2018, jumlah tenaga kerja BPU yang diakuisisi oleh BPJS Ketenagakerjaan wilayah Solo Raya sebanyak 49.221 tenaga kerja, di mana 65% di antaranya terdaftar di Kota Surakarta. Melalui kegiatan diseminasi program, BPJS Ketenagakerjaan beserta Satuan Pengawas Ketenagakerjaan Wilayah Surakarta menyampaikan materi tentang pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk sektor BPU; khususnya yang bekerja di institusi kesehatan seperti mahasiswa/mahasiswi sekolah tinggi kesehatan/keperawatan/farmasi, staf admin, atau dokter koas. Sesuai dengan Permenaker RI No. 1 Tahun 2016, pemberi kerja—termasuk institusi kesehatan seperti rumah sakit, klinik, dan puskesmas—wajib mendaftarkan pekerja magang, siswa kerja praktek, serta tenaga honorer sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Program yang wajib didaftarkan untuk sektor BPU adalah Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), sedangkan program Jaminan Hari Tua (JHT) bersifat opsional.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta semakin mempererat kerja sama dengan institusi kesehatan di wilayah Solo Raya yang selama ini telah terbina dengan baik. Selain itu, para perwakilan institusi kesehatan yang hadir diharapkan mampu memahami pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi pekerja magang, siswa kerja praktek, serta tenaga honorer yang dipekerjakan di tempat masing-masing. Kesadaran terhadap kepesertaan dan program BPJS Ketenagakerjaan penting sebab apabila terjadi kecelakaan kerja ataupun risiko lain yang berkaitan dengan pekerjaan, tenaga kerja sudah terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan.


Ungkap Kasus Jambret HP, Polisi Himbau Warga Tidak Gunakan HP saat Berkendara

Tim Resmob, Sat Reskrim Polres Sukoharjo berhasil menangkap 2 pelaku pencurian dengan kekerasan. Keduanya merupakan pencuri yang melakukan modus kejahatan yang hampir sama yakni dengan menjambret barang bawaan korbanya.

Meski modus kejatahan yang dilakukan sama keduanya tidak terkait artinya tidak satu komplotan. Kedua pelaku ditangkap di tempat yang berbeda dan dengan laporan yang berbeda. S (20) warga Dukuh Kedungsari, Desa Kepuh, Kecamatan Nguter melakukan aksinya di depan rumah makan lembah manah, Joho Sukoharjo pada 10 Desember 2018. Sedangkan RFS (22) warga Dukuh Ngemplak, Desa Sugihan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo melakukan aksinya di  Jalan raya Toriyo, Gentan, Bendosari pada 7 Desember 2018.

Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Rifield Constantien Baba SIK mengatakan, kedua pelaku dalam melakukan aksinya menggunakan modus yang sama yakni dengan menjabret barang bawaan korban saat menaiki kendaraan bermotor. "Pelaku melihat targetnya yang sama sama di atas motor kemudian pelaku memepet korbanya dan langsung mengambil Hanphone saat digunakan korban waktu mengendarai sepeda motor,” kata AKP Rifield Constantien Baba SIK saat Konferensi Pers di Ruang Panjura Polres SUkoharjo, Jumat (18/01/2019).

Lanjutnya, berbekal keterangan saksi dan ciri ciri pelaku. Pada 5 Januari Tim Resmob berhasil menangkap kedua palaku di rumah masing masing. Dari tangan pelaku berhasil mendapatkan barang bukti hasil jambretan yang belum sempat di jual yakni 1unit Samrt phone merk Vivo, 1 Unit Smart Phone merk Samsung J5 Gold. Selain itu juga mengamankan kendaraan yang digunakan pelaku untuk menjabret yakni 1 unit Honda Vario dengan nopol AD 3240 IT dan 1 unit Honda Vario nopol AD 3668 TO.

“Kedua pelaku dijerat dengan Pasal 365 dan atau 362 KUH Pidana tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut Kasat Reskrim menghimbau kepada masyarakat khususnya para wanita, karena yang menjadi korban penjabretan tersebut adalah wanita. Untuk tidak membawa barang bawaan yang mencolok seperti perhiasan saat berpergian keluar dan tidak menggunakan Hanphone saat mengandarai kendaraan.

Gunakan Narkoba Untuk Doping, Buruh Penggilingan Padi Ditangkap Polisi

Seorang buruh swasta yang bekerja di sebuah rumah penggilingan padi ditangkap Sat Narkoba Polres Sukoharjo. WW
(47) warga Kayuapak, Kecamatan Polokarto ditangkap karena kedapatan menyimpan Nakotika jenis sabu di rumahnya.

Mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, Kasat Narkoba AKP AA Gede Oka mengatakan, berbekal informasi dari masyarakat bahwa tersangka sering transaksi narkoba. Kita melakukan penggeledahan dirumah tersangka, dari penggeledahan yang dilakukan berhasil mendapatklan barang bukti berupa  narkotika jenis sabu seberat 0,50 gram.

“Barang di dapat dari seseorang di wilayah Semanggi Solo dengan cara transfer uang,” kata AKP AA Gede Oka saat Konferensi Pers di Ruang Panjura Maolres Sukoharjo, Selasa (22/01/2019).

Pengakuan dari tersangka WW yang keseharianya bekerja di rumah penggilingan padi, menggunakan narkoba untuk menambah stamina (Doping).

Selain menangkap WW pada 11 Januari 2019 Sat Narkoba Polres Sukoharjo juga berhasil menangkap 1 pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu. ES (35) warga Majasto Tawangsari di tangkap saat transaksi di Jalan K.H Samanhudi, Jetis Sukoharjo. Namun untuk penjual berhasil melarikan diri dan saat ini masih DPO. Dari tangan ES Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 buah klip plastic berisi Narkotika jenis sabu.

“ES mengonsumsi sendiri namun beberapa juga dijualnya kembali,” jelasnya.

Kasubbag Humas Polres Sukoharjo AKP Sukmawati menghimbau kepada seluruh masyarakat supaya jangan sekali kali menyentuh atau menggunakan barang haram narkoba. “Selain narkoba menggangu kesehatan juga itu adalah perbuatan yang melanggar hukum,” katanya.

LAKSANAKAN KOMSOS, DANRAMIL HADIRI RAT PWRI KECAMATAN BAKI





Sukoharjo (24/01/19) Pada hari Rabu (23/01) pukul.09.20 sd 11.45 Wib bertempat di Pendopo Graha Wijaya Jl.Wr.Supratman no.158 desa Kadilangu Kec.Baki Kab.Sukoharjo telah dilaksanakan RAT PWRI (Persatuan Wredatama Republik Indonesia) Kec.Baki.


Danramil 08 Baki Kapten Inf Suroso melaksanakan Komsos hadir dalam kegiatan bersama sekitar 80 orang undangan lainnya. Diantaranya hadir bapak Roni Wicaksono,S.STP.MM. (Camat Baki), Akp.Dani Herlambang,SP (Kapolsek Baki), bapak Sutomo (Ketua PWRI Kec.Baki).

Dalam RAT ini pak Roni Wicaksono,S.STP.MM (Camat Baki ) berkesempatan memberikan sambutannya, mengatakan bahwa atas nama pemerintah dan pribadi kami mengucapakan selamat atas terselengaranya RAT PWRI Kecamatan Baki. DIkatakan bahwa PWRI merupakan organisasi yang secara struktur dan kinerja sudah banyak pengalaman.

Para pegawai negeri patut meniru hal-hal baik dari PWRI sebagai contoh pada masalah kedidiplinan pengarsipan data dll. Bapak Camat juga sangat mengapreasi para sesepuh PWRI, agar dibimbing dalam kegiatan pelaksanaan pemerintahan. Sekaligus bapak camat mohon do'a restu agar penyelengaraan Pemilu pada tanggal 17 April 2019 dapat berjalan dengan lancar.

BABINSA & ANGGOTA KORAMIL 10 MOJOLABAN BANTU PETANI BURU TIKUS DI DESA PLUMBON

Sukoharjo (portal soloraya.com ) (24/01/19) Babinsa Koramil 10 Mojolaban wilayah desa Plumbob Serda Sri Kasiyanto membantu para warga melaksanakan kegiatan Gropyokan tikus dalam rangka menunjang ketahanan pangan wilayah di areal persawahan desa Plumbon, Mojolaban.



Kegiatan Gropyokan tikus ini masih merupakan cara efektif untuk membasmi populasi hama padi endemik ini. Selama ini hama tikus merupakan momok terbesar para petani, karena sering membuat padi gagal panen. Tikus tidak hanya menyerbu bulir padi saja untuk dimakan, bahkan saat musim tanam mereka juga sering merusak tanaman padi yang baru tumbuh berkembang untuk dikerat sehingga tanaman padi menjadi rusak dan gagal tumbuh dengan baik.

Kegiatan hari itu terkumpul 45 orang masyarakat/petani anggota Poktan pemilik areal persawahan tersebut dengan dibantu Babinsa dan 4 orang anggota Koramil 10 Mojolaban lainnya. Gropyokan dimulai pada pukul 07.30 (23.01) menghsilkan berpuluh-puluh tikus dewasa maupun anakan tertangkap mati.

Hadir dalam kegiatan ini Bpk suparno Kades Plumbon, Koordinator PPL Ibu Tanti, anggota koramil 10 Mojolaban 4 orang, Babinsa Desa Plumbon, Ketua Poktani pak Narto serta warga petani Dk. Plumbon.

GAPOKTAN SUMBER REJEKI DESA KRAGILAN MOJOLABAN GELAR RAT






Hadir Babinsa Koramil 10 Mojolaban wilayah desa Kragilan Serma Sukardi mewakili Danramil 10 Mojolaban, mendampingi kegiatan Gapoktan Sumber Rejeki ini.

 24 orang anggota Gapokta tampak hadir mengikuti jalannya acara mendengarkan sambutan Ketua Gapoktan, Sambutan Kades Kragilan, Sambutan Camat Mojolaban yang diwakili Kasi Pemerintahan dan Sambutan Kadis Pertanian Sukoharjo. Kemudian acara dilanjutkan dengan mendengarkan Laporan Manager Gapoktan Sumber Rejeki dan Sambutan PMT Kab. Sukoharjo.

Hadir dalam acara tersebut Bp. Hernowo Subakdo (Kasi Pem) mewakili Camat Mojolaban, Bp. Tri Wahyudi mewakili Kepala Dinas Pertanian Kab. Sukoharjo, Bp. Tuata Simolingga PMT (Penyelia Mitra Tani) Kab. Skh, Bp. Sutarman Kasi Kesra mewakili Kades Kragilan, H Sugiyanto Ketua Gapoktan "Sumber Rejeki" DS.Kragilan, Drs. Nuryanto Manager Gapoktan Sumber Rejeki Ds. Kragilan, Ibu Tanti Koord PPL Kec. Mojolaban, Serma Sukardi (Babinsa Kragilan) mewakili Danramil 10/Mojolaban, Kadus se Ds. Kragilan Kec. Mojolaban serta para anggota Gapoktan Sumber Rejeki Ds. Kragilan Kec Mojolaban.  

PELANTIKAN & SERAH TERIMA KETUA TIM PENGGERAK PKK MOJOLABAN

  1. Sukoharjo (Portalsoloraya.com )(24/01/19 Pelantikan dan serah terima Ketua Tim Penggerak PKK Desa se Kecamatan Mojolaban dilaksanakan di Pendopo Kantor Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo pada hari Rabu (23/01) pukul 08.00 wib.




Dihadiri sekitar 250 orang, serah terima Ketua Tim Penggerak PKK ini berkaitan dengan pergantian Kepala desa di wilayah tersebut, kecuali desa Plumbon dan desa Triyagan. Setelah acara serah terima ketua Tim penggerak PKK dilanjutkan dengan pengukuhan Bunda Paud Desa Sapen,Laban, Gadingan, Dukuh, Demakan.
Hadir dalam acara tersebut Ketua Tim penggerak Kab. Sukoharjo Hj. Etty Suryani Wardoyo Wijaya dan Tim, para Forkopimcam/Muspika Kec. Mojolaban beserta istri, Ketua Tim Penggerak Kec. Mojolaban beserta anggota, Kepala UPTD Pendidikan Sukoharjo, Koordinator administrasi satuan pendidikan pengawas TK / SD dan penilik PNF se Kecamatan Mojolaban, Kepala KUA , Puskesmas ,SMA,SMP se Kecamatan Mojolaban, Kades se Kec. Mojolaban selaku Ketua Pembina Tim penggerak PKK Desa se Kec. Mojolaban, Ketua Tim Penggerak PKK Desa se Kec. Mojolaban beserta Anggotanya, Bidan Desa se Kec. Mojolaban, Pengurus IGTKI ,Himpuadi dan IGRA kec Mojolaban, Kepala TK pengelola KB beserta pendidik TK dan KB dan para Perwakilan BPD ,RW,RT se Kec Mojolaban.

ANGIN PUTING BELIUNG HAJAR PULUHAN RUMAH WARGA BULU,1 RUMAH ROBOH


Sukoharjo, (Portalsoloraya.com ) (24/01/19) Babinsa Koramil 03 Bulu melaporkan bahwa hujan lebat serta angin kencang yang mengguyur wilayah weru pada phari Rabu (23/01) sejak siang hari hingga sore, pada pukul 16.16 wib mengakibatkan robohnya 1 buah rumah milik bapak Padmo Wiyono (70 th) warga dukuh Malangan RT 2/1 Desa Malangan', Kec. Bulu, Sukoharjo.
Tidak hanya itu saja, Ibu Welas (63 th) juga tertimpa kayu bangunan rumah pada bagian kepala dan punggung, sehingga yang bersangkutan dilarikan ke Puskesmas kemudian dirujuk ke RSUD Sukoharjo. Bangunan rumah roboh akibat angin ribut ini ditaksir menimbulkan kerugian sekitar 20 juta rupiah
Sementara itu di wilayah desa Desa Karangasem terdapat 1 pohon lumayan besar tumbang dan menimpa saluran (kabel) listrik yang mengakibatkan 6 buah rumah pterputus aliran listriknya. Di desa Puron ada 10 pohon roboh menimpa sebagian bangunan rumah warga termasuk Kantor Desa Puron dan banyak umah warga gentingnya berantakan tersapu angin angin.

Setelah kejadian Danramil beserta Babinsa mendatangi lokasi (Puron dan Malangan) untuk membantu mengatasi hal-hal urgen (menghimbau agar Warga menjauhi saluran listrik dan berlindung di tempat yang aman). Danramil Koordinasi dengan instansi terkait (PLN dan BPBD Kabupaten dan Forkopimcam Bulu) untuk penanganan lokasi terdampak. Selanjutnya tampak Babinsa dan para anggota Koramil Bulu, anggota Polsek, Tim BPBD, SAR dan PMI Sukoharjo bersama warga masyarakat melaksanakan penanganan pertama untuk mengurangi derita warga hingga pukul 18.30 Wib.

Rabu, 23 Januari 2019

PELANTIKAN KETUA PENGGERAK PKK DESA SE KECAMATAN WERU

Sukoharjo (23/01/19) Bertempat di halaman Pendopo kantor Kecamatan Weru jln Kapten Pattimura Weru Sukoharjo (22/01) pukul 09.00 s.d 12.00 wib telah berlangsung Pelantikan dan Serah terima Ketua Penggerak PKK Desa Se Kecamatan Weru, Sukoharjo Tahun 2019.

Sejumlah 100 orang hadir pada acara serah terima Ketua Penggerak PKK Desa Se Kecamatan Weru ini, acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PKK dipimpin oleh ibu Sumarni S.pd dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan Ketua Tim Penggerak PKK kec Weru ibu Sri Purwani S.sos. Ada 10 Ketua Tim penggerak PKK dari 10 desa yang melaksanakan serah terima saat itu, yaitu dari desa Weru, Alasombo, Krajan, Karangwuni, Grogol, Karakan, Tegalsari, Tawang, Ngreco dan Karangmojo.

Kata kata pelantikan dibacakan oleh ibu ketua Tim penggerak PKK kec Weru dilanjutkan dengan Penanda tanganan berita acara serah terima jabatan oleh ketua Tim penggerak PKK kec Weru, Penyerahan buku memori dari ketua Tim penggerak PKK kec Weru serta Penyerahan piagam penghargaan dan Pengukuhan Bunda Paud desa Se kecamatan Weru.

Dalam amanatnya Camat Weru Drs, Samino mengatakan, dengan dilantiknya ketua Tim penggerak PKK tingkat desa BPK kades bisa mendukung dng ketua penggerak PKK desa. Anggaran dari pemerintah berskala tinggi diprioritaskan untuk masyarakat, serta agar peralatan organisasi dilibatkan dan difungsikan, ketua penggerak PKK jangan merangkap jabatan sebagai bendahara agar tidak tumpang tindih

BABINSA DAMPINGI KEGIATAN SOSIALISASI KAMPUNG CERDIK DESA KARANGASEM, WERU


Sukoharjo (Portal soloraya.com) Bertempat di Balai Desa Ds. Karangasem , Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo pada hari Selasa (22/01/19) Babinsa Koramil 03 Bulu Serma Darmin melaksanakan Komunikasi Sosial menghadiri kegiatan Sosialisasi Kampung Cerdik desa Karangasem, Kecamatan Bulu, Sukoharjo.

Ada berbagai sesi acara dalam kegiatan ini, diantaranya Sosialisasi kampung Cerdik oleh bapak Harjanto dari DKK kabupaten Sukoharjo dilanjutkan dengan Senam pemanasan Kampung Cerdik, Sosialisasi kesehatan tetang Diabete dan kanker serviks oleh dr. Anik Punari.

Pada kesempatan berikutnya ibu ketua PKK Desa Karangasem Ibu Sri Wahyuni berkesempatan memberikan sambutan dilanjutkan dengan sesi ramah - tamah dan penutup. Selama kegiatan berjalan aman tertib dan lancar, dihadiri bapak Harjanto dari DKK Kab. Sukoharjo, dr. Anik Punari dari Puskesmas Bulu, Ibu Ketua PKK Desa Karangasem ny. Bambang Minarno, Bidan Desa ibu Ria, Babinsa Desa Karangasem Serma Darmin, Ibu - ibu PKK Desa Karangasem dan apara peserta Sosialisasi lebih 50 orang.  

TINGGINYA PERMINTAAN DARAH , STOCK DARAH PMI MULAI MENIPIS


 SUKOHARJO  (Portalsoloraya.com ) .Memasuki awal tahun  2019  stock darah di  pmi  sukoharjo mulai menipis untuk darah  golongan  hal ini lebih di sebabkan tingginya permintaan  golongan   darah o  dari sejumlah pasien dari rumah  sakit  dampaknya  stock darah  pmi mulai menipis hanya tersedia 3 kantong  darah saja .
di tempat inilah di kantor  pmii sukoharjo  jawa tengah sejumalh peserta dnor darah mendaftarkan dirinya untk menyumbangkan  sebagian darahnya untuk keperluan kemanusiaan .
  salah satunya   dua mahasiswa    fakultas perawat di solo ini , rela mendaftakan d irianya untuk  mendonorkan darahanya , dirinya megaku senang  bisa membantu sesamanya , meringankan beban orang   lain .
 di sisi lain diah wulandari ii  humas pmi skh   menjelaskan hal ini bertepatan dengan stock darah  di pmi tersebut mulai  menipis dengan  jumlah  3 kantong darah saja  untuk  golongan  darah o , meskii demikian  tingktaa kebutuhan darah dalam per bulan mencapai  1000 kantong , dan per hari kebutuhanya  40 kantong darah  .
 sehiangga para warga masayrakat   di harapkan bisa mendonorkan  darahnya , baik  dari kalangan  intsansi ormaS dan  oragani sai kemasyarakatan  lainya  .
 penurunan ini lebih di sebabkan pada  musim penghujan  tingginya  wabah  demam berdarah   tingginya angka lakalantas , hal ini yang menjadi faktor  penentu  tinginya  permintaan  kantong darah  dari rmah sakit ,
 sehingga kami dari  pmi melakukan  penjemputan pendonor  baik  ,  mobil donor  keliling , sosialisasi pada warga  masyarakat  dan di himbau  beberapa komuinitas untuk bekerja sama  untuk menyelanggarakan  kegiatan  donor  darahnya .
 dan saat ini stock darah  untuk golongan  a dengan  jumlah  65  kantong, golongan darah   b  158  kantong , golongan darah  o  3  kantong darah ,golongan darah  a/b  28 kantong darah  .dn

PENANDATANGANAN KERJASAMA PEMKAB DENGAN KEJAKSAAN NEGERI SUKOHARJO

SUKOHARJO(Portalsoloraya.com).Pemerintah Kabupaten Sukoharjo bersepakat menjalin kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Sukoharjo dalam hal penanganan masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negera (TUN) yang dinyatakan dalam penandatanganan nota Kesepakatan Bersama (MoU) antara Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH, MH, MM dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sukoharjo Tatang Agus Vallyanto, S.H, M.H di lobby Kantor Bupati Sukoharjo, Selasa (22/1).
Tampak hadir sejumlah pejabat Pemkab Sukoharjo menyaksikan penandatangan MoU tersebut para Asisten Sekretaris Daerah, staf ahli, Kepala Dinas/Badan, Kepala Bagian, para Camat serta jajaran pejabat struktural dan pejabat fungsional Kejaksaan Negeri Sukoharjo.
Bupati H. Wardoyo Wijaya SH, MH, MM dalam sambutannya menjelaskan, penandatanganan kerjasama ini merupakan sarana untuk menjaga dan mempererat hubungan antara Pemkab Sukoharjo dengan Kejaksaan Negeri Sukoharjo, serta bermanfaat dalam mewujudkan kesamaan pandang terhadap upaya dan langkah yang diperlukan dalam penyelesaian masalah hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.
“Dengan ditandatanganinya Kesepakatan Kerjasama ini, diharapkan penyelesaian masalah hukum dibidang Perdata dan Tata Usaha Negara, akan lebih cepat dan tepat sasaran. Pemkab dan Kajari Sukoharjo akan melakukan koordinasi dan saling memberikan informasi untuk keperluan pemberian Bantuan Hukum, pertimbangan hukum, konsultasi hukum dan tindakan hukum lainnya, sehingga dapat memberikan jaminan keberhasilan dalam upaya penegakan hukum di Kabupaten Sukoharjo,” jelas Bupati dalam sambutannya.
Sejalan dengan hal tersebut, Bupati Sukoharjo berharap, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo dan Kejaksaan Negeri Sukoharjo selalu mengedepankan komunikasi untuk mencari solusi atas permasalahan hukum yang dihadapi, sehingga akan berdampak positif terhadap pembangunan pada semua bidang di Kabupaten Sukoharjo

Kepala Kejaksaan Negeri Sukoharjo Tatang Agus Vallyanto, S.H, M.H mengaku sangat menyambut baik kerja sama ini. Pihaknya juga siap bersinergi dengan memberi pertimbangan, pendampingan dan bantuan hukum kepada Pemkab Sukoharjo di bidang perdata dan tata usaha negara (TUN) sesuai kesepakatan.
“Kami selaku Jaksa Pengacara Negara dengan senang hati memberikan pendampingan bagi semua OPD untuk berkonsultasi dengan kami tentang permasalahan hukum yang sekirannya kurang dipahami, dan apabila diperlukan untuk sosialisasi, Kejaksaan Negeri Sukoharjo siap membantu dan memberikan sosialisasi dan kami berharap nota kesepahaman maupun perjanjian kerjasama yang telah dibuat dan ditandatangani bersama tadi segera dapat diimplementasikan dalam berbagai kegiatan nyata dengan penuh kesungguhan,” harap Kepala Kajari Sukoharjo.
Dalam kesempatan ini  juga Kejaksaan Negeri Sukoharjo melakukan Launching Aplikasi e- TP4D ( Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan) dan aplikasi pelayanan hukum  yng disingkat SIAP PAK ( sistem aplikasi online pelayanan hukum ) pada Website kejari-sukoharjo.go.id sehingga dengan aplikasi tersebut dapat memberikan informasi kepada segenap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berkaitan dengan TP4D Kabupaten Sukoharjo dan sebagai   pelayanan pengaduan Hukum online dari Masyarakat di Kabupaten Sukoharjo.
Demikian informasi yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sukoharjo Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M. Hum.[Tj]

KUNJUNGAN KERJA KOMISI A DPRD KABUPATEN BOJONEGORO KE KABUPATEN SUKOHARJO

  1. SUKOHARJO  (portal soloraya.com )Penerimaan Kunjungan Kerja dari Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Sukoharjo pada hari Senin, 21 Januari 2019 dimulai pukul 10.00 WIB bertempat di Graha Satya Karya Sukoharjo. Kunker diterima oleh Asisten Pemerintahan Sekda, Bp. H. Sukito, S.Sos didampingi perwakilan dari Dinas Sosial Kabupaten Sukoharjo, Drs. Sukimin. Turut hadir dalam penerimaan kunker ini dari Inspektorat, Bappelbangda, BKD, Dinas Dukcapil, Bagian Hukum, dan dari Bagian Kesra. Rombongan dari Komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro berjumlah 12 orang dipimpin oleh Bp. Sugeng Hari Anggoro, S.Pd. Materi yang dipilih dalam kunker kali ini adalah yang terkait regulasi dan pelaksanaan pemberian bantuan Santunan Uang Duka di Kabupaten Sukoharjo.

 Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten I Sekda Kabupaten Sukoharjo, Bupati mengungkapkan rasa bangganya karena Kabupaten Sukoharjo dipilih sebagai lokasi kunker. Dengan visi "Terus Membangun Sukoharjo yang lebih Sejahtera, Maju dan Bermartabat didukung Pemerintahan yang Profesional" Kabupaten Sukoharjo berusaha terus untuk terwujudnya kemakmuran rakyat. Melalui potensi daerah yang ada, Pemerintah berusaha melaksanakan program – program yang pro rakyat. Kenaikan APBD dan PAD Kabupaten Sukoharjo yang cukup signifikan, digunakan sepenuhnya untuk pembangunan program-program unggulan,  misalnya pendidikan gratis, santunan kematian, Jamkesda, JITUT dan pembangunan infrastruktur pasar tradisional serta jalan / jembatan.
Kabupaten Sukoharjo di bidang sosial, sebagai salah satu upaya penurunan angka kemiskinan, ada program pemberian bantuan uang duka kepada ahli waris keluarga miskin sebesar Rp. 3.000.000,- utuh tanpa potongan yang telah berjalan sejak tahun 2011. Berkaitan dengan materi ini, segala pertanyaan telah dijawab dengan jelas dari Dinas Sosial, Badan Keuangan Daerah, Bagian Hukum, dan Dinas Dukcapil.
Acara ditutup dengan tukar menukar cinderamata. Demikian penjelasan singkat dari Kabag Humas dan Protokol Setda Drs. Joko Nurhadiyanto EN, M.Hum

PEDULI ROHINGNYA

Proses Pencarian Korban Tenggelam Resmi Dihentikan