SKH ( portalsoloraya.com ) .ratusan
aparat gabungan dari anggota tni kodim
0726,Sukoharjo, Yonif 413 Bremoro kostrad mojolaban, dinas pekerjaan umum
(dpu), badan penanggulangan bencana daerah (bpbd) sukoharjo, antisipasi banjir dengan normalisasi sungai samin
kesongo mojolaban sukoharjo menuju sungai bengawan s olo .
karya bakti tni dan
aparat gabungan yang kali ini di fokuskan normalisasi sungai bangan solo di sungai
samin kesongo mojolaban sukoharjo jawa tengah ,aksi bersih sungai
bertujuan untuk mengantisipasi kejadian banjir saat hujan dengan intensitas
tinggi terjadi di wilayah sukoharjo. kondisi sungai yang belum memiliki talud
dinilai membahayakan jika terjadi banjir di sungai tersebut.
banyaknya batang pohon
bambu yang ambruk kea rah sungai juga memperparah kondisi karena akan menahan
sampah yang berada di sungai dan aliran air sekitar sungai dapat terhambat ,
sementara itu kepala dukuh kesongo sumanto menjelaskan
,terakhir banjir kemarin tergerus hingga 10 meter ,karena aliran air di
sini tidak bisa lancar karena puluhan pohon bambu yang ada di sekitar sungai
menutupi jalan air .
lebih lanjut , jika terjadi banjir sedang di
wilayah tersebut menyebabkan empat wilayah rt juga terdampak banjir dengan ketinggian
2 hingga 3 meter. sedangkan jika banjir besar melanda , air mampu menggenangi
satu wilayah kelurahan .
di sisi lain ,danramil
mojolaban kapten arh Tavip Joko Sukoco menyampaikan, kegiatan bersih sungai
melibatkan beberapa pihak dengan membawa perlengkapan sendiri-sendiri.
diharapkan, dengan pembersihan sampah di daerah aliran sungai tersebut dapat
meminimalisir dampak buruk jika terjadi banjir.
jika daerah aliran sungai bersih dari sampah , maka
aliran air bisa lancar. sehingga diharapkan jika hujan dengan intensitas tinggi
, air sungai tidak meluap ke pemukiman warga .dn












