SKH ( PORTALSOLORYA.COM ).Universitas
Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerjunkan 196 mahasiswa Pendidikan Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di
wilayah Kabupaten Sukoharjo. Serah terima mahasiswa KKN di Kabupaten
Sukoharjo dihadiri dan dipimpin langsung Rektor UMS Dr. Sofyan Anif,
M.Si dan diserahkan pada Bupati Sukoharjo H.Wardoyo Wijaya SH.,MH di
Pendopo Graha Satya Praja (GSP) Pemkab Sukoharjo, Rabu (24/1).
Dikatakan Rektor, KKN pendidikan UMS kali ini dimulai hari
ini tanggal 24 Januari dan diakhiri sampai dengan tanggal 10 Maret 2018. KKN
UMS mempunyai strategi dalam membentuk karakter calon Guru yang professional
dengan didukung Guru harus memiliki empat kompetensi yaitu kompetensi
pedagogik, kompetensi profesional , kompetensi kepribadian dan kompetensi
sosial. KKN UMS kali ini diikuti oleh 196 mahasiswa yang ditempatkan di
Kabupaten Sukoharjo.
Sementara itu, Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Wijaya SH.,MH
menjelaskan , program KKN merupakan salah satu dari Tri Dharma Perguruan
Tinggi. Dikatakan Bupati, apa yang disampaikan Rektor UMS dalam rangka
menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi itulah mahasiswa diterjunkan ke
desa-desa membantu masyarakat.
“Apa yang terjadi hari ini sangat luar biasa karena mahasiswa
diantar langsung oleh Pak Rektor. Jarang Pak Rektor hadir sendiri. Ini kali
pertama dimana UMS melibatkan PDM dalam KKN sehingga saya harap
Menurutnya, dalam
program KKN ini, universitas akan menggandeng Pimpinan Daerah Muhammadiyah
(PDM) Sukoharjo khususnya cabang dan ranting. “Saya harap dengan kolaborasi
mahasiswa bersama cabang dan ranting Muhammadiyah ini bisa memberdayakan
masyarakat di tempat mahasiswa melakukan KKN,” ujarnya.
Rektor Dr. Sofyan Anif,M.Si menambahkan, sinergi antara
mahasiswa dengan cabang dan ranting Muhammadiyah diharapkan mampu meningkatkan
pembangunan di masing-masing desa. Untuk itu, Rektor UMS berharap mahasiawa UMS
yang akan melakukan KKN di Sukoharjo mendapat bimbingan dari Pemkab Sukoharjo
selaku tuan rumah.
Sedangkan Ketua PDM Sukoharjo Wiwoho Aji Santoso, S.Pd
menyampaikan, cabang dan ranting Muhamadiyah yang ditempati
mahasiswa diharapkan dapat bersinergi dengan mahasiswa. Wiwoho Aji Santoso,
S.Pd mengaku PDM mendapat pengalaman baru karena Rektor UMS Sofyan Anif
melakukan terobosan baru dengan melihatkan cabang dan ranting Muhammadiyah
dalam program KKN mahasiswa UMS.
“Saya berpesan, mahasiswa yang KKN dapat membawa nama baik Muhammadiyah.
Gerakan Islam dakwah “amar ma’ruf nahi munkar”. Selalu menjunjung “akhlakul
karimah” dalam gerak dan langkah yang dilakukan selama KKN,” pesannya.
Ketua PDM juga berpesan agar mahasiswa tidak memasuki
daerah-daerah yang rawan konflik karena mahasiswa di lokasi KKN hanya sebentar.
Selain itu, mahasiswa juga diharakan tidak sampai masuk ke wilayah politik
karena tahun ini memasuki tahun politik.dn







0 komentar:
Posting Komentar