Jumat, 12 Januari 2018

INI DIA CARA PEMULASARAN JENAZAH ODHA

SKH (PORTALSOLORAYA.COM ) .orang penderita  dengan hiv /aids atau odha ,sering mendapatkan perlakuan tidak sama atau diskriminasi ketika meninggal warga takut melakukan pemulasaran karena khawatir akan tertular penyakitnyapasalnya  virus hiv aids akan ikut mati setelah penderita meninggal minimal empat jam sehingga jenazah aman untuk dimandikan.
bersama  dengan  tim  penggerak  pkk  ,dinas kesehatan serta petugas satlantas  sukoharjo  gelar pelatihan tatacara pemulasaran jenazah odha” di aula rsud ir soekarno .
. di mana  masih  adanya   dampak  negatif dan diskriminasi pada odha dan berlanjut pada odha yang meninggal di  karenakan  tidak mendapatkan perawatan sebagaimana mestinya dan  bahkan takut akan tertular dengan penyakit   yang di derita nya .
dengan  realita tersebut ,kpa mengadakan pelatihan pemulasaran jenazah odha atas permintaan masyarakat karena selama ini pelatihan hanya untuk peserta laki-laki. biasanya .
‘’dengan pelatihan masyarakat lebih memahami menangani odha yang meninggal dunia di tengah masyarakat. caranya setelah meninggal didiamkan dulu minimal empat jam, setelah itu jenazah aman untuk dimandikan. tidak perlu takut tertular asal petugasnya menggunakan alat pelindung diri atau apd dan  mematuhi prosedur tang di terapkan dengan dengan menyiramkan cairan campuran  klorin  caporit  ,’’  tandasnya .
kepala dinas kesehatan kabupaten (dkk) sukoharjo nasruddin menyampaikan dalam pidato sambutanya   selain hiv/aids, perlakuan berbeda juga diterima oleh penderita kusta dan tuberkulosis (tb). khusus untuk penyakit hiv/aids, diakuinya saat ini merupakan fenomena gunung es dimana yang terdeteksi baru sebagian dan justru sebagian besarnya belum terdeteksi  .
hingga desember 2017, terdapat 457 kasus akumulatif sejak 1998. rincian hiv 228 penderita dan aids 229 penderita dan terdapat 69 penderita meninggal .
sementara itu, ketua tp pkk sukoharjo etik suryani menjelaskan kasus penolakan pada odha yang meninggal memang masih sering terjadi di masyarakat karena khawatir tertular. untuk itulah pihak terkait harus gencar memberikan sosialisasi dan juga pelatihan pemulasaran jenazah odha.
kalau meninggal di rumah sakit tentu tidak jadi masalah karena biasanya dimandikan di rumah sakit. masalah muncul ketika meninggal di tengah masyarakat .
berharapannya,  anggota tp pkk yang jadi peserta pelatihan bisa menyebarluaskan informasi seluas luasnya tentang penyakit hiv/aids beserta cara-cara penyebarannya dan pencegahannya. yang tidak kalah penting adalah bagaimana tatacara penanganan jenazah setelah odha meninggal dunia.  yang  nantinya   materi ini  bisa di tularkan  di kader pkk  di tingkat rt rw di setiap kalurahan .dn

0 komentar:

Posting Komentar

PEDULI ROHINGNYA

Proses Pencarian Korban Tenggelam Resmi Dihentikan