Selasa, 13 Agustus 2019

MIN 2 JETIS SUKOHARJO DIET KANTONG PALSTIK

SUKOHARJO – Ratusan lembar daun pisang diatur rapi di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Sukoharjo pada Selasa (13/8/2019). Di atasnya terdapat potongan daging sapi yang siap dibungkus daun pisang tersebut dan dimasukkan pada sebuah kantong kertas berwarna putih. Daging sapi tersebut merupakan hasil penyembelihan sapi pada perayaan Hari Raya Idul Adha di madrasah tersebut.
            Peringatan Idul Adha di MIN 2 Sukoharjo dirayakan dengan menyembelih 3 ekor sapid an 3 ekor kambing. Keseluruhan sapi merupakan hasil iuran beberapa guru, karyawan, dan orang tua siswa. Sedangkan kambing merupakan hewan kurban orang tua siswa yang dititipkan madrasah untuk disembelih.
            Untuk membungkus daging kurban, MIN 2 menggunakan daun pisang dan daun jati yang diperoleh dari kebun madrasah. Dading yang telah dibungkus daun dimasukkan ke dalam kantong kertas (paper bag) hasil karya siswa. Menurut Kepala MIN 2 Sukoharjo, Wiretnoningsih Nurhayati, kantong kertas merupakan kasil prakarya siswa kelas 3, 4, dan 5 yang totalnya mencapai lebih dari 500 buah.
            “Kami melibatkan siswa dan orang tua untuk berperan dalam perayaan Idul Adha kali ini di madrasah, sehingga semua keluarga besar madrasah mendapat manfaatnya di akhirat nanti,” ujar Wiretnonongsih. Lebih lanjut kepala madrasah baru di MIN 2 Sukoharjo tersebut menjelaskan bahwa semua daging kurban didistribusikan kepada siswa yang berhak dan masyarakat sekitar madrasah.
            “Pada perayaan Idul Adha tahun ini sedikitnya 300 kantong daging sapi dan kambing kita berikan kepada warga madrasah yang berhak termasuk di lingkungan madrasah. Semoga tahun mendatang jumlah hewan kurban yang disembelih bisa meningkat jumlahnya,” harap kamad.
            Sementara itu, ketua adiwiyata MIN 2 Sukoharjo, Anton Purwoko, menjelaskan bahwa penggunaan daun dan kantong kertas untuk membungkus daging sebagai wujud sebagai madrasah adiwiyata nasional. “Kami berupaya untuk diet plastik sehingga berperan untuk mensukseskan program pemerintah dalam mengurangi penggunaan kantong plastik,” ungkap Anton.

            Anton juga menekankan bahwa MIN 2 Sukoharjo akan selalu berupaya untuk berperan aktif dalam pelestarian lingkungan dengan melibatkan peran serta seluruh warga madrasah dan orang tua siswa. “Siswa dan orang tuanya sangat antusias dalam peran serta pelestarian lingkungan, seperti pembuatan kantong kertas untuk membungkus daging ini,” tandas pria yang dinobatkan sebagai kader lingkungan ini.(Pry)

0 komentar:

Posting Komentar

PEDULI ROHINGNYA

Proses Pencarian Korban Tenggelam Resmi Dihentikan