SUKOHARJO, portalsoloraya .Kurangnya fasilitas mck (sanitasi) di beberapa sekolah di Sukoharjo, membuat PT Konimex membangun sanitasi di 75 sekolah dasar se Kabupaten Sukoharjo, selasa (8/8). Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian PT Konimex atau CSR (Corporate Social Responsibility) terhadap kualitas perilaku hidup bersih sehat sekolah dasar di 4 Kecamatan yakni Grogol, Baki, Sukoharjo, dan Bendosari.
Hal itu ditegaskan Direktur PT Konimex Rachmadi Joesoef disela sela peletakan batu pertama di SD Sanggrahan 01, Desa Sanggrahan, Kecamatan Grogol. Ia mengungkapkan jumlah sekolah dasar di Sukoharjo dengan kondisi toilet (sanitai dasar) memadai hanya sekitar 40%.
"Contoh di SD Sanggrahan 01 ini, dari total murid hampir 250 murid, hanya ada 5 mck yang tersedia. Perbandingan ini sangat jauh dari kondusi jumlah toilet memadai. Makanya kita giatkan proyek sanitasi sekolah ini, dengan harapan bisa berkontribusi sebagai gerakan menyehatkan bangsa," papar dia.
Ia menambahkan, akan ada sekitar 150 mck baru yang akan dibangun. Nantinya juga ada yang akan di renovasi saja. Proyek tersebut juga termasuk mendukung gerakan pemerintah kabupaten Sukoharjo dalam mensukseskan kabupaten bebas BABS (Buang Air Besar Sembarangan) di akhir tahun 2017.
Sementara itu, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mendukung penuh program dari PT Konimex tersebut. Ia berharap kegiatan CSR diikuti juga oleh perusahaan-perusahaan lainnya.
"Ia tentunya kita harapkan CSR dari perusahaan perusahaan lain yang ada di Sukoharjo juga bisa melaksanakan. Sama sama bekerja meningkatkan kualitas pendidikan dan lingkungan di Kabupaten Sukoharjo." tandasnya
Proyek sanitasi sekolah merupakan kelanjutan dari acara run for health yang dilaksanakan pada bulan mei 2017 beberapa waktu lalu. Kegiatan tersebut juga merupakan rangkaian dari HUT PT Konimex yang ke 50.







0 komentar:
Posting Komentar