Sabtu, 23 Desember 2017

LESTARIKAN BUDAYA JAWA,DALANG BOCAH BERAKSI



SKH ( portalsoloraya.com ) Menajaga kearifan budaya local  harus terus diuri - uri, mungkin istilah itu yang sering digunakan oleh para orang tua untuk terus melestarikan berbagai budaya yang telah ada sejak nenek moyang dulu. Berpijak dari hal tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo menyelenggarakan Festival Dalang Bocah di Pendopo Dinas, Sabtu (23/12/2017).
Kegiatan yang baru diadakan pertama kali ini, diikuti oleh 16 peserta yang rata - rata berumur 5 - 10 tahun dari Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Sukoharjo. Para peserta atau dalang cilik ini, bepenampilan  baju adat jawa  kejawen, dengan memakai beskap dan blangkon. 
Para peserta yang tampil diiringi gamelan yang dimainkan niyaga dan nyanyian atau tembang yang dinyanyikan seorang sinden. Pertunjukan wayang kulit dilengkapi dengan peralatan seperti kelir, blencong, kepyak, dan cempala.
Kepala Bidang Kebudayaan, Siti Laila, menjelaskan jika event tersebut adalah ide dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo, untuk menumbuhkan kecintaan serta melestarikan pewayangan. Dengan melibatkan para dalang cilik ini, juga diharapkan akan ditemukan bakat dari usia sejak dini.
"Tujuan kita tentu mencari bibit muda menjadi dalang. Biasanya kita temui kalau dalang itu selalu orang yang sudah berumur. Maka dari itu kita akan gali bakat dan minat tersebut dari kecil agar budaya ini tetap bisa dilestarikan ke anak muda. Untuk tema atau cerita yang dibawakan saat ini bebas dari masing - masing peserta," tanda dia.
Sementara, salah satu peserta, Satria Ndaru Purwa Kusuma (7) mengunkapkan jika sudah menyukai wayang sejak umur tiga tahun. Sejak saat itulah dia mulai diajarkan tentang wayang oleh orang tuanya.
"Cerita yang saya bawakan ini tadi tentang kumbakarna gugur, yang datang ke medan perang namun justru meminta untuk menghentikan perang. Semangat membela tanah air yang kuat, membuat saya memilih cerita ini. Saya sudah latihan sejak dari dua minggu yang lalu,"  ujarnya ,

Dalam Festival Dalang Bocah ini, dinilai oleh tiga juri profesional dan juga budayawan. Setiap peserta memperebutkan thropy dari dinas pendidikan dan juga hadiah uang. Juara pertama mendapatkan uang senilai Rp 2.5 Juta, untuk juara dua mendapatkan Rp 2 juta, dan untuk juara tiga mendpatkan Rp 1.750.000. dn

0 komentar:

Posting Komentar

PEDULI ROHINGNYA

Proses Pencarian Korban Tenggelam Resmi Dihentikan